Heboh Kabar Pertalite dan Pertamax Akan Dihapus, Menteri ESDM

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Ekonomi · 17 Sep 2022 09:53 WIB

Heboh Kabar Pertalite dan Pertamax Akan Dihapus, Menteri ESDM Buka Suara


 Heboh Pengahapusan BBM Jenis Pertalite dan Pertamax. (ayobandung/Bogordaily.net) Perbesar

Heboh Pengahapusan BBM Jenis Pertalite dan Pertamax. (ayobandung/Bogordaily.net)

Bogordaily.net РBeberapa hari belakangan ini heboh kabar soal  pertalite dan pertamax aan dihapus. Menyikapi kabar itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif buka suara soal kabar penghapusan BBM pertalite dan pertamax.

Menurutnya, penghapusan BBM yang tidak ramah lingkungan ini mengacu pada BBM kadar oktan rendah yakni BBM jenis premium (research octane number/RON 88).

Arifin menjelaskan, saat ini pabrikan otomotif sudah mempersyaratkan penggunaan BBM yang ramah lingkungan.

“Karena memang gini ya yang namanya otomotif manufacturer sudah mempersyaratkan untuk kendaraan-kendaraannya itu harus menggunakan BBM yang ramah lingkungan,” kata Arifin di Kementerian ESDM, dinuki dari okezone, Jumat, 16 September 2022.

Arifin menambahkan, jika tidak menggunakan BBM yang ramah lingkungan maka tidak mendapat jaminan dari pabrikan.

“Persyaratannya adalah kalau tidak menggunakan sesuai dengan spek jaminan dari pabrikannya nggak ada. Ini juga harus dipahami,” tambahnya.

Oleh karena itu, menurutnya spesifikasi BBM yang beredar di masyarakat ke depannya juga akan ditingkatkan.

“Harusnya memang begitu, makanya roadmap-nya memang begitu,” ucapnya saat ditanya apakah spesifikasi BBM yang beredar di publik akan ditingkatkan.Namun sayangnya, dia enggan mengungkapkan dengan tegas, apakah setelah bensin Premum dan Revvo 89 dihapus tahun depan, lalu setelahnya akan menyusul bensin Pertalite yang beroktan 90 dan RON 92 atau setara Pertamax juga akan dihapus atau tidak.

“Ya kita paling ketinggalan kayaknya kan,” jawabnya saat ditanya apakah bensin RON 90 dan RON 92 juga akan menyusul dihapus.

Arifin menegaskan bensin Premium memang saat ini sudah tidak lagi beredar di masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan peraturan yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yakni Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O.

Peraturan Menteri LHK tersebut mengatur bahwa kendaraan yang diproduksi sejak Oktober 2018 harus menggunakan BBM dengan spesifikasi minimal beroktan 91.

“Premium kan sekarang udah gak ada. Karena memang gini, sekarang kan itu yang namanya otomotif manufaktur sudah mensyaratkan kendaraan-kendaraannya itu harus menggunakan BBM ramah lingkungan dan persyaratannya ada. Kalau tidak menggunakan dari spek jaminan dari pabrikan gak ada, nah ini harus juga dipahami,” paparnya.(*)

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Daftar UMK atau UMR Bogor dan Jawa Barat 2022, Berikut Rinciannya

1 Desember 2022 - 20:02 WIB

UMR bogor 2022

Gembok Dibuka Hari Ini, Saham GoTo Langsung Anjlok

1 Desember 2022 - 13:43 WIB

Harga BBM Shell 1 Desember 2022, Cek di Sini!

1 Desember 2022 - 11:36 WIB

Harga BBM Shell 1 Desember 2022

Cetak Laba Rp39,31 Triliun, Kontribusi BRI untuk Negara dan Rakyat Semakin Meningkat

1 Desember 2022 - 10:24 WIB

KemenKopUKM Dorong Koperasi DWP Jadi Role Model Pengelolaan Koperasi Berbasis Dharma Wanita

30 November 2022 - 23:04 WIB

Koperasi Dharma Wanita

Lowongan Kerja Besar-Besaran, Rekrutmen BUMN Siap Dibuka! Cek Link di Sini

30 November 2022 - 20:10 WIB

Trending di Ekonomi