Inspira Bogor Desak Penegak Hukum Tak Abaikan Fakta Kolaborasi DPRD-KPK di Kasus Ade Yasin

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor · 13 Sep 2022 15:25 WIB

Inspira Bogor Desak Penegak Hukum Tak Abaikan Fakta Kolaborasi DPRD-KPK di Kasus Ade Yasin


 Suasana sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Senin, 5 September 2022.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Suasana sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Senin, 5 September 2022.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (Inspira) cabang Bogor meminta kepada aparat penegak hukum agar tidak mengabaikan fakta yang mengungkap adanya kolaborasi DPRD Kabupaten Bogor dengan KPK di persidangan terdakwa bupati nonaktif Ade Yasin.

“Semua fakta di persidangan harus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum, tapi masalahnya yang diduga terlibat itu salah satunya aparat penegak hukum yaitu anggota satgas KPK sendiri yang merupakan suami dari seorang anggota polisi,” kata Sekretaris Umum Inspira Cabang Bogor, Zayyanual Iman di Bogor, Selasa, 13 September 2022.

Ia menganggap wajar ketika Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebutkan bahwa adanya kolaborasi tersebut bohong. Menurut Zayyanual, butuh lembaga penegak hukum lain untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Wajar, karena hal itu bagian dari pembelaan KPK agar masyarakat masih mempercayai mereka,” ujarnya.

Maka, Zayyen mendesak Kejaksaan Agung agar turun tangan melakukan pemeriksaan. Pasalnya, lembaga penegakan hukum itu disebut-sebut menempati urutan pertama yang dipercaya publik, dan cenderung tidak memiliki kepentingan di kasus ini.

“Kita harus terbuka dan mengungkap persoalan sampai ke akar-akarnya, karena menurut fakta persidangan, koordinasi tersebut bermula karena anggota dewan marah, banyak Pokok Pikiran (Pokir) mereka tidak terakomodir di dinas PUPR khususnya,” kata Zayyen.

Di samping itu, ia juga merasa miris ketika kolaborasi itu digunakan untuk mengancam perangkat daerah oleh DPRD Kabupaten Bogor untuk mengelola proyek. Sebab, jika permintaannya tidak dipenuhi, DPRD akan menolak Laporan Keterangan Pertanggunjawaban (LKPj) Bupati.

“Jika Ketua DPRD koordinasi ke KPK terkait kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kegagalan proyek atau ada suap dalam proyek pokirnya misalkan yang dilakukan dinas, itu baru tidak masalah, ini kan koordinasi ada dugaan persekongkolan jahat,” ujarnya.

Sebelumnya, pada sidang perkara dugaan suap BPK di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 5 September 2022, anggota DPRD disebut-sebut meminta proyek dengan total anggaran Rp198 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

Terdakwa Maulana Adam Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor dalam berita acara pemeriksaan (BAP) menerangkan bahwa ada pertemuan terbatas antara DPRD dengan pihak eksekutif khusus membahas permintaan proyek dengan istilah pokok pikiran (pokir).

Adam menyebutkan, pertemuan yang ia notulensikan itu bersifat mendadak. Saat itu ia diminta hadir oleh Sekda Burhanudin untuk menjelaskan masalah pokir di hadapan anggota DPRD Kabupaten Bogor.

“Pertemuan membahas pokir, saya ditelepon oleh Pak Sekda, kita rapat, rapat dadakan. Saya hadir, ternyata di situ sudah ada Ketua Dewan, Pak Usep, Kadisdik, Kadinkes,” kata Adam.

Menurutnya, pada pertemuan itu anggota dewan marah kepada eksekutif lantaran tak mendapat bagian untuk mengerjakan kegiatan pokir-pokir di wilayah Kabupaten Bogor.

“Pernyataan Pak Sekda anggota dewan marah, pokirnya pada hilang. Tetap ada, tapi tidak hilang semua, mereka menginginkan yang mengerjakan pihak mereka. Kita menolak karena ranahnya ada di ULP (unit layanan pengadaan) bukan kita,” kata Adam.***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Jaringan Pengedaran Narkoba di Kabupaten Bogor Ada 17 Kecamatan, Ini Lokasinya  

2 Desember 2022 - 15:01 WIB

Operasi Antik Lodaya di Kabupaten Bogor, 40 Tersangka Kasus Narkoba Ditangkap

2 Desember 2022 - 14:24 WIB

Pemkab Bogor Kasih Bonus Atlet Sea Games Dan ASEAN Para Games Tahun 2021

2 Desember 2022 - 10:43 WIB

Pemkab Bogor Kasih Bonus Atlet Sea Games Dan ASEAN Para Games Tahun 2021

Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bogor Hari Ini, Jumat, 2 Desember 2022

2 Desember 2022 - 06:34 WIB

Perpanjang SIM Kabupaten Bogor

Ada Dugaan ‘Sunat’ Dana Bansos di Kecamatan Megamendung, Ini Tanggapan Camat

1 Desember 2022 - 17:01 WIB

Hendak Ambil Bansos, Warga Cigudeg Meninggal Dunia

1 Desember 2022 - 16:50 WIB

bansos meninggal Dunia
Trending di Kabupaten Bogor