Johan Budi, Sosok di Balik Dewan Kolonel

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Tokoh · 22 Sep 2022 10:27 WIB

Johan Budi, Sosok di Balik Dewan Kolonel yang Kawal Pencapresan Puan Maharani


 Johan Budi saat berkunjung ke kantor redaksi Suara.com. (Oke Atmaja/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Johan Budi saat berkunjung ke kantor redaksi Suara.com. (Oke Atmaja/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Johan Budi disebut menjadi sosok di balik terbentuknya Dewan Kolonel. Tim tersebut diisi oleh para loyalis Puan Maharani yang bertugas untuk menaikkan citra dan elektabilitas Ketua DPR RI tersebut agar bisa meraih kursi presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Johan Budi yang merupakan anggota Komisi III DPR RI itu menyebut, loyalis Puan Maharani yang bergabung dalam Dewan Kolonel tersebut terdiri dari seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, mulai dari Komisi I hingga Komisi XI. Namun, lanjut Johan Budi, Dewan Kolonel tidak terkait dengan kepengurusan DPP PDI Perjuangan, dan Puan Maharani pun telah menyetujui pembentukkannya.  Bagaimana sepak terjang Johan Budi yang jadi inisiator terbentuknya Dewan Kolonel? Dilansir Suara.com berikut sosok Johan Budi.

Johan Budi lahir di Mojokerto pada 29 Januari 1966 dan kini merupakan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang menjabat periode 2019-2024. Ia pernah mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI) jurusan Teknik Gas pada 1992.

Setelah lulus, Johan Budi sempat bekerja sebagai peneliti di Lemigas selama dua tahun pada 1993-1995. Namun setelah itu, ia ‘pindah jalur’ menjadi jurnalis pada 1995. Johan Budi pernah bergabung dengan sejumlah media, di antaranya Majalah Forum Keadilan dan Harian Media Indonesia hingga 1999. Ia lalu melanjutkan karier jurnalistiknya di Majalah Tempo sebagai wartawan hingga 2005.

Nama Johan Budi sangat identik dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab ia pernah menjabat sejumlah posisi strategis di lembaga antirasuah tersebut. Di antaranya adalah Deputi Pencegahan KPK, Juru Bicara KPK dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK pada periode 2006 hingga 2014.

Pada 2015, ia juga pernah menduduki kursi Plt. Pimpinan KPK ketika dua pimpinan KPK, yakni Abraham Samad dan Bambang Widjojanto diberhentikan dari jabatannya karena menjadi tersangka.

Setelah menjabat sebagai Plt Pimpinan KPK, Johan Budi melangkah masuk ke lingkaran kekuasaan dengan menjadi Staf Khusus Presiden Joko Widodo pada 2016. Di saat yang bersamaan, ia juga menjabat sebagai Juru Bicara Kepresidenan. Dua jabatan itu ia emban hingga 2019.

Pada tahun yang sama, Johan Budi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan Jubir Presiden karena terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu Serentak 2019. Ia melangkah ke parlemen bersama PDI Perjuangan hingga saat ini.***

(Riyaldi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Profil, Biodata dan Peran Brigjen Hendra Kurniawan dalam Kasus Ferdy Sambo

6 Oktober 2022 - 07:43 WIB

Profil Pasheman’90 Juara Indonesia’s Got Talent 2022, Paskibraka Kece dari Garut

4 Oktober 2022 - 09:46 WIB

Profil Atnike Nova Sigiro, Ketua Komnas HAM 2022-2027 yang Baru Terpilih

3 Oktober 2022 - 17:16 WIB

Sosok AKBP Ferli Hidayat, Kapolres Malang yang Disorot Pascatragedi Kanjuruhan

3 Oktober 2022 - 14:51 WIB

Biodata dan Profil Lengkap Anies Baswedan yang Bakal Jadi Capres Nasdem 2024

3 Oktober 2022 - 11:16 WIB

Nasdem Aceh

Sosok Devina Kirana, Pesinetron yang Terseret Kasus Selingkuh Rizky Billar

30 September 2022 - 21:51 WIB

Trending di Tokoh