Karena Alasan Ini, Hong Kong Tarik Mie Sedaap Asal Indonesia

Menu

Mode Gelap
Breaking News: Gempa M 6,4 Guncang Garut Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam

Kuliner ยท 29 Sep 2022 15:08 WIB

Karena Alasan Ini, Hong Kong Tarik Mie Sedaap Asal Indonesia


 Hongkot Menarik Perdaran Mie Goreng Sedaap Korean Spicy Chicken Plavour dari Peredaran. (times/Bogordaily.net) Perbesar

Hongkot Menarik Perdaran Mie Goreng Sedaap Korean Spicy Chicken Plavour dari Peredaran. (times/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Hong Kong memberi peringatan kepada warganya termasuk para pedagang untuk menyetop produk Mie Goreng Sedaap Korean Spicy Chicken Plavour.

Sejumlah produk dalam batch batas kedaluwarsa 19 Mei 2023 ditarik dari pasaran lantaran temuan bahan kimia sebagai pestisida, etilen oksida.

Center for Food Safety (CFS) Departemen Makanan dan Kebersihan Lingkungan Hong Kong, mengumumkan menemukan kandungan pestisida dan etilen oksida dalam sampel jenis mi instan kemasan yang diimpor dari Indonesia.

“Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel mi, kemasan bumbu, dan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida,” kata otoritas keamanan pangan Hong Kong (CFS), dalam keterangan resmi mereka, dikutip Kamis, 29 September 2022.

CFS selaku Departemen Makanan dan Kebersihan Lingkungan Hong Kong juga telah menginstruksikan pihak-pihak terkait untuk menghentikan penjualan Mie Sedaap varian terkait dengan tanggal kedaluwarsa 19 Mei 2023 yang diimpor oleh PARKnSHOP itu. CFS juga memerintahkan agar menarik produk yang terkontaminasi tersebut dari pasar.

“Masyarakat tidak boleh mengkonsumsi batch yang terkena dampak dari produk. Masyarakat dapat menghubungi hotline di 2606 8658 selama jam kantor untuk pertanyaan tentang penarikan kembali produk,” imbau CFS.

Melansir The Standard, juru bicara itu menambahkan, etilen oksida telah diklasifikasikan sebagai kelompok satu karsinogen oleh International Agency for Research on Cancer (IARC).

Dalam jangka pendek, paparan bahan tersebut dapat menyebabkan sakit kepala, mual, diare, kesulitan bernapas dan masalah kesehatan lainnya. Namun untuk paparan jangka panjang, bahan ini bisa menyebabkan kanker pada manusia.

“Menurut Residu Pestisida dalam Peraturan Pangan (Cap 132CM), makanan untuk konsumsi manusia yang mengandung pestisida residu hanya dapat dijual apabila konsumsi makanan tidak berbahaya atau merugikan kesehatan. Seorang pelanggar bertanggung jawab atas denda maksimum $50.000 dan penjara selama enam bulan setelah terbukti bersalah,” pungkasnya.(*)

(Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Anti Gagal, Ini 3 Tips Membuat Telur Gulung Enak di Rumah

5 Desember 2022 - 14:30 WIB

Telur gulung

Resep Roti Goreng Isi Sayur, Mudah dan Bisa Jadi Ide Jualan

5 Desember 2022 - 11:20 WIB

resep roti goreng

Nongkrong dan Glamping Asik di New Lenirra Resto

4 Desember 2022 - 21:47 WIB

New Lenirra Resto

Cemilan Lezat dan Ekonomis Hanya dengan 2 Bahan Ini, Hasilnya Enak

2 Desember 2022 - 15:47 WIB

cemilan 2 bahan

Cemilan Unik Lumpur Surga dan Ice Tea Magic Dapurasa Ibu Wie, Ini Lokasinya

1 Desember 2022 - 19:52 WIB

cemilan lumpur surga

5 Rekomendasi Tempat Makan Gudeg di Jogja yang Menggoyang Lidah

30 November 2022 - 19:30 WIB

tempat makan gudeg di Jogja
Trending di Kuliner