Kondisi Duit Pemkab Bogor di RAPBD-P 2022, Nih Rinciannya!

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Kabupaten Bogor · 29 Sep 2022 16:24 WIB

Kondisi Duit Pemkab Bogor di RAPBD-P 2022, Nih Rinciannya!


 Suasana rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022 di depan gedung DPRD Kabupaten Bogor. (Mutia/Bogordaily) Perbesar

Suasana rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022 di depan gedung DPRD Kabupaten Bogor. (Mutia/Bogordaily)

Bogordaily.net – Seperti apa kondisi duit Pemkab Bogor di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2022?

Kamis, 29 September 2022, plt menyampaikan kondisinya dalam rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022 di Gedung DPRD Kabupaten Bogor.

Plt Bupati Kabupaten Bogor, H. Iwan Setiawan, menyampaikan beberapa poin yang tertuang dalam dokumen APBD-P Tahun 2022 itu.

Poin tersebut yakni, terdapat kegiatan yang bersumber dari penerimaan dana transfer, penganggaran gaji dan tunjangan PPPK, perubahan pada belanja bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada desa, serta perubahan belanja bantuan keuangan kepada desa atau samisade.

Dia menuturkan, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 8,7 triliun. Selain itu, belanja daerah ditargetkan sebesar Rp 9,9 triliun dan pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp 684 miliyar

Iwan mengatakan, terdapat defisit antara pendapatan dan belanja sebesar Rp 1,2 triliun yang disebabkan oleh kebutuhan belanja daerah yang melampaui pendapatan daerah.

“Realnya, defisit sebesar Rp 549 miliar, karena ke tutup oleh silpa,” paparnya.

Untuk menutup defisit tersebut, Pemkab Bogor akan melakukan sejumlah realisasi anggaran. Salah satunya dengan tidak memberikan alokasi anggaran kepada desa, yang tidak selesai melaporkan laporan Pertanggungjawaban dari program bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2021 lalu.

“Sekarang, kita bahas agar tidak defisit. Mungkin ada beberapa desa yang tidak dicairkan, karena LPJ (laporan Pertanggungjawaban) nya tidak masuk,” ujar Plt Bupati Kabupaten Bogor, H. Iwan Setiawan saat memberikan keterangan kepadaw wartawan.

“Konsekuensinya, dari awal ini sesuai dengan laporan yang di dapat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang tahun kemarin,” tutur Iwan.

Selain itu, dia juga akan menggeser program-program yang tidak prioritas untuk menutup defisit tersebut. “Makanya mungkin akan ada kegiatan yang di drop atau di geser,” tutup Plt Bupati Bogor.(Mutia Dheza Cantika/Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Dua Rumah Rusak, Satu Keluarga di Cigombong Ngungsi Akibat Gempa Sukabumi

8 Desember 2022 - 17:41 WIB

Disperdagin Adakan Lomba Pasar Bersih, Pasar Cisarua Menang Kategori Best Of The Best & Raih Rp25 Juta

8 Desember 2022 - 17:35 WIB

Massa FSPMI Geruduk PT Kahuripan Raya, Tuntut Kejelasan PHK Sepihak

8 Desember 2022 - 16:25 WIB

Penimbunan BBM Bersubsidi di Gunung Putri, Mahasiswa Demo Tuntut Usut Keterlibatan Bripka Y

8 Desember 2022 - 16:14 WIB

Polisi Himbau Kendaraan Besar Tak Melintasi Area Jembatan Cikereteg Caringin

8 Desember 2022 - 16:02 WIB

Jembatan Cikereteg Amblas, Polisi: Kendaraan Besar Lewat Tol Bocimi

8 Desember 2022 - 15:31 WIB

Trending di Kabupaten Bogor