Korupsi, Mantan Menteri Kehakiman China Dihukum Mati

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Internasional · 23 Sep 2022 07:57 WIB

Korupsi, Mantan Menteri Kehakiman China Dihukum Mati


 Ilustrasi pengadilan. (Shutterstock/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi pengadilan. (Shutterstock/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Mantan Menteri Kehakiman Fu Zhenghua China dijatuhi hukuman mati dengan masa penangguhan hukuman dua tahun karena korupsi. Fu dilaporkan menerima suap dan menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

Dilansir CNN Indonesia, media pemerintah mengabarkan pada Juli lalu, Fu mengaku menerima suap dengan total lebih dari 117 juta yuan atau sekitar Rp12 miliar. Saat itu, jaksa menuduhnya melakukan suap dan menyalahgunakan kekuasaan saat berada di berbagai posisi senior dari 2005 hingga 2021. Ia juga dituduh menyembunyikan adiknya yang melakukan tindakan kriminal.

Jabatan itu di antaranya saat mantan menteri kehakiman China itu menjadi wakil kepada dan direktur Biro Keamanan Publik Beijing, serta wakil menteri publik.

“Fu Zhenghua mengambil keuntungan otoritas atau posisi resminya untuk mencari keuntungan bagi orang lain dalam operasi bisnis, posisi resmi dan kasus hukum, dan [sebagai imbalannya] menerima uang dan hadiah secara ilegal baik secara langsung atau melalui kerabatnya,” demikian kata Jaksa, dikutip South China Morning Post.

Tak hanya itu, jaksa juga menuduh Fu menyembunyikan bukti dugaan kejahatan yang dilakukan saudaranya, Fu Weihua, demikian dikutip South China Morning Post. Ia juga dianggap gagal menangani kasus tersebut sesuai hukum sebagai direktur Biro Keamanan Publik Beijing.

Sementara itu, China terkenal memiliki aturan yang ketat bagi pejabat yang korupsi. Negara ini ingin membersihkan koruptor dari tingkat tinggi sampai pejabat tingkat rendah.

Pada 2017, Presiden China Xi Jinping disebut telah menghukum lebih dari satu juta pejabat korup di semua tingkatan.

Koruptor akan menghadapi hukuman eksekusi jika melakukan korupsi. Tindakan ini dianggap melanggar prinsip Partai Komunis China.

China disebut mengeksekusi lebih banyak orang per tahun daripada negara lain, meskipun Beijing mengaku jumlahnya terus menurun selama beberapa tahun terakhir.***

(Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sadis! Penembakan Massal di Penitipan Anak Thailand, 34 Tewas

6 Oktober 2022 - 16:43 WIB

Politikus Ini Minta Prancis Tutup Lebih Banyak Masjid

6 Oktober 2022 - 09:11 WIB

Balas AS-Korsel, Korut Tembakkan Rudal

6 Oktober 2022 - 08:41 WIB

Kepalang Tajir, Suporter Sepak Bola Sewa 60 Kapal Pesiar Jelang Piala Dunia Qatar

5 Oktober 2022 - 18:44 WIB

kapal pesiar piala dunia

Duh! China Diserang Krisis Baru: Generasi ‘Kaum Rebahan’

5 Oktober 2022 - 09:33 WIB

Keren! Petani di New York Bikin Rekor, Panen Labu Jumbo Seberat 1.158 Kg

4 Oktober 2022 - 16:24 WIB

Labu Jumbo
Trending di Internasional