Paparan Sinar Matahari Dapat Menurunkan Berat Badan?

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Kesehatan · 13 Sep 2022 10:39 WIB

Benarkah Paparan Sinar Matahari Dapat Menurunkan Berat Badan?


 Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Sejumlah riset menyebut paparan sinar matahari sangat penting untuk kesehatan pikiran dan tubuh. Selama musim panas atau kemarau, orang akan lebih banyak menghabiskan waktu di outdoor untuk mendaki, berlibur, berolahraga di alam terbuka.

Selain itu fakta baru terungkap dari menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Reports, sinar matahari bisa memainkan peran utama dalam membakar lemak.

Secara khusus, cuaca panas menyebabkan pencernaan lebih lambat dan membuat perut merasa kenyang lebih lama. Bahkan kondisi ini dapat memberi banyak peluang untuk membakar lemak perut dan mendukung tujuan penurunan berat badan.

Dikutip dari Peter Light, seorang penulis studi tersebut mengatakan paparan sinar matahari yang kurang mungkin mempromosikan penyimpanan lemak dan berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa nutrisi dan olahraga adalah kunci untuk menghilangkan lemak perut yang tidak diinginkan, tetapi penelitian menunjukkan sinar matahari juga dapat membantu pembakaran lemak.

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health melaporkan radiasi ultraviolet memiliki kemampuan untuk mengurangi penambahan berat badan dan perkembangan disfungsi kardiometabolik pada tikus.

Selain itu, menurut studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Scientific Reports, paparan sinar matahari mempengaruhi fungsi jaringan adiposa putih subkutan (scWAT) pada manusia. Sel-sel lemak putih ini ditemukan di bawah kulit atau di sekitar perut.

Peran utama mereka adalah untuk menyimpan dan melepaskan trigliserida. Tetapi, jika terlalu banyak disimpan, ini dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan gangguan kardiometabolik lainnya.

“Ketika panjang gelombang cahaya biru matahari (cahaya yang bisa kita lihat dengan mata kita) menembus kulit kita dan mencapai sel-sel lemak tepat di bawahnya, tetesan lipid berkurang ukurannya dan dilepaskan keluar dari sel,” ungkap Light.

“Dengan kata lain, sel-sel kita tidak menyimpan banyak lemak,” sambungnya seperti dilansir dari Health Digest, Selasa 13 September 2022.

Namun tetap saja, ketika berbicara soal beraktivitas di bawah sinaran matahari, Light mengingatkan untuk selalu mengenakan pelindung seperti topi, sunscreen dan lainnya.***

 

(Riyaldi)

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Pakai Ramuan Alami, Ini Cara Menghilangkan Kutu Rambut  

2 Desember 2022 - 10:59 WIB

Peduli Kesehatan Kulit, Emak-emak Gang Kepatihan Ngariung Bareng Aa’ Reandi

1 Desember 2022 - 18:54 WIB

Ngariung sehat

Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Download Link Twibbon di Sini

1 Desember 2022 - 08:38 WIB

Momen HKN, Dinkes Kabupaten Bogor Fokus Pada Penanganan Stunting

30 November 2022 - 22:13 WIB

penanganan stunting

Selain Umur, Ini 5 Faktor Pemicu Munculnya Uban 

30 November 2022 - 16:21 WIB

munculnya uban

Pertanda Kolesterol Tinggi, Sering Nyeri Pinggul

30 November 2022 - 15:48 WIB

Nyeri Pinggul
Trending di Kesehatan