Pelaku Hipnotis Sasar Pelajar, Kota Bogor Rawan Kejahatan Anak

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Kota Bogor · 20 Sep 2022 16:21 WIB

Pelaku Hipnotis Sasar Pelajar, Kota Bogor Rawan Kejahatan Anak


 Pelaku Hipnotis Sasar Pelajar, Kota Bogor Rawan Kejahatan Anak Perbesar

Bogordaily.net – Praktek kejahatan hipnotis terhadap pelajar SMA di Kota Bogor, mulai gentayangan. Baru-baru ini seorang siswi SMA/SMK berinisial H (15), dihipnotis sewaktu berada di mobil angkot. Hilangnya H, membuat keluarga cemas serta panik. Karena tak ada kabar, keluarga kalang kabut. H siswi SMK Kelas 10 Jurusan Perhotelan, lenyap ditelan bumi!

Kabar hilangnya H, langsung menyebar tidak hanya dari mulut ke mulut, namun juga lenyapnya H, viral disejumlah media sosial bahkan dilansir di media maintream. Upaya pencarian H, yang dihiponitis saat naik Angkot 06 Jurusan Parung-Merdeka. Berbuah manis. H, Berhasil ditemukan. Remaja putri ini didapati di Pasar Ramayana.

Informasi yang dihimpun, pelajar SMA di Kota Bogor yang dihipnotis itu terjadi saat korban berada di angkot jurusan 06 Merdeka-Parung, saat berangkat sekolah, pada Sabtu 17 September 2022.

Kepala Sekolah H, Tommy Wardiatmo membenarkan kejadian itu sekaligus mengingatkan, agar keluarga aktif berkomunikasi dengan para guru.

Sekolah kini bersyukur karena anak didiknya sudah di temukan keadaan selamat.

“Alhamdulillah siswa kelas 10 jurusan perhotelan berinisial H ini sudah ditemukan. Saya mendapatkan kabar dari Wakil Bidang kesiswaan,” ujar Tommy Wardiatmo, Selasa 20 September 2022.

Dia mengingatkan, agar orang tua lebih aktif dalam pengawasan anaknya masing-masing dan aktif berkomunikasi dengan wali kelasnya.

“Dengan adanya kejadian ini, komunikasi antar orang tua murid dan wali kelas harus dilakukan. Peran orang harus mendidik, mengajar, dan mendampingi ke anak-anaknya apakah sampai di sekolah atau gak nya,” jelasnya.

Sebagai informasi, korban dikabarkan hilang pada Sabtu 17 September 2022 saat pergi ke sekolah dengan menaiki angkutan umum 06 jurusan Parung-Merdeka.

Saat angkot sampai di depan Gang sekolahannya, supir malah tancap gas, hingga korban panik sambil nangis hingga berkali-kali dan menelpon orang tuanya namun tidak di angkat.

Kemudian orang tua korban menelepon balik, ternyata hp milik anaknya sudah tidak aktif lagi, hingga pihak keluarganya men-share berita hilangnya anak tersebut di beberapa group WhatsApp.

Hingga akhirnya korban ditemukan di sekitaran Ramayana Pasar Anyar Bogor dan kembali ke rumahnya pada pukul 17.00 WIB.***

(Ibnu Galansa/Diki Sudrajat/Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

Artikel ini telah dibaca 300 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Satgas PKL Dibentuk, Agus Ingatkan Soal Peraturan di Lapangan

6 Oktober 2022 - 19:14 WIB

satgas PKL

Duh! 80% Truk Sampah Sudah Usang, DLH Diminta Lakukan Peremajaan

6 Oktober 2022 - 19:09 WIB

Truk Sampah DLH

Awal Bulan, Yuk Treatment di Latika Beauty Care! Dapatkan Harga Promonya

6 Oktober 2022 - 13:54 WIB

Tirta Pakuan Kenalkan Pengolahan Air Baku Jadi Air Bersih Kepada Mahasiswa IPB

6 Oktober 2022 - 11:22 WIB

XTC Kota Bogor Berikan Harga Subsidi Ayam Potong Khusus YPD

6 Oktober 2022 - 11:13 WIB

Kasus Tanah di Bogor, Kuasa Hukum: Polda Jabar Sudah Tetapkan Tiga Tersangka

6 Oktober 2022 - 11:00 WIB

Trending di Kota Bogor