Penjajakan Koalisi Alot, PKS Mulai Lirik Golkar?

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Politik · 28 Sep 2022 19:17 WIB

Penjajakan Koalisi ke NasDem dan Demokrat Alot, PKS Mulai Lirik Golkar?


 Habib Aboe Bakar Alhabsyi. (Dok. DPR/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Habib Aboe Bakar Alhabsyi. (Dok. DPR/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Penjajakan koalisi yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan NasDem dan Demokrat hingga kekinian masih alot. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar.

Kekinian, kata Aboe Bakar, PKS membuka komunikasi penjajakan dengan partai lain, termasuk Partai Golkar.

“Semua baik, ke semua juga kita lanjutkan. Kita jaga hubungan, kita semua penjajakan ke setiap yang bisa kita lakukan sampai ketemu titik temu yang jelas,” kata Aboe Bakar kepada wartawan dilansir Suara.com, Rabu, 28 September 2022.

Namun ia tak mendetail menjelaskan yang masih jadi kendala PKS, NasDem dan Demokrat sehingga belum mendeklarasikan koalisi. Aboe Bakar hanya menyebut, jika momennya sudah ada, semua pasti terjadi.

“Semua sudah terbicarakan dengan baik. Tinggal kita lihat saja nanti pada momennya. Nah tunggu pada waktunya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Aboe juga mengatakan, bahwa PKS juga membuka penjajakan dengan partai lain selain NasDem dan Demokrat. Salah satunya yakni dengan Golkar.

“Lah biasa. Selama belum putus, kita masih bisa penjajakan ke semua pihak,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, PKS mendorong pelaksanaan Pilpres 2024 diikuti empat pasangan calon presiden dan calon presiden. Dalam hitung-hitungan itu, mereka berharap PDI Perjuangan mengusung paslon secara mandiri tanpa koalisi.

Seperti diketahui berkat perolehan suara dan raihan kursi di Parlemen, PDIP sebagai partai pemenang di Pemilu 2019 memang berhak untuk mengusung sendiri capres mereka. Mengingat mereka sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.

Di luar dari paslon usulan PDIP, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera memetakan tiga paslon lain dari tiga koalisi berbeda.

Koalisi itu yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PPP dan PAN. Kemudian koalisi Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS serta koalisi PKB dan Partai Gerindra.***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Asep Wahyuwijaya Diisukan Pindah ke Nasdem, Ini Kata Ketua Tim Posko Balawa

8 Desember 2022 - 20:21 WIB

Pileg DPR

Gelar Safari Politik, Anies Curi Start Kampanye?

8 Desember 2022 - 10:42 WIB

Safari Politik Anies

Pentolan PSI Ramai-Ramai Cabut, Siapa Saja?

7 Desember 2022 - 14:29 WIB

Zulhas Sebut Erick Thohir Paling Nyantol Jadi Cawapres 2024

7 Desember 2022 - 14:16 WIB

Uya Kuya Jadi Kader PAN, Siap Nyaleg di Pemilu 2024

6 Desember 2022 - 23:34 WIB

Sahkan RKUHP Hari Ini, DPR akan Dikepung 

6 Desember 2022 - 11:26 WIB

RKUHP DPR
Trending di Politik