Permainan Capit Boneka Disebut Haram, Ini Alasannya!

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Nasional · 26 Sep 2022 08:36 WIB

Permainan Capit Boneka Disebut Haram, Ini Alasannya!


 Capit boneka. (Kediripedia/Bogordaily.net) Perbesar

Capit boneka. (Kediripedia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Anggota Divisi Fatwa dan Pengembangan Tuntutan Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Wawan Gunawan Abdul Wahid mengatakan jika permainan capit boneka haram.

“Iya, itu haram karena ada unsur maysir-nya. Maysir itu ada unsur untung-untungannya,” ucap Wawan.

“Orang kalau membeli koin dapat barang seharga koin yang dibeli, itu jual-beli. Ini dia beli koin untuk kemudian main. Ada yang dapat boneka, ada yang enggak, kan gitu. Itu di sana judinya,” tambahnya.

Menurutnya, fatwanya itu belum mengeluarkan khusus terhadap permainan boneka capit tersebut.

“Yang mirip dengan persoalan boneka ada beberapa fatwa yang lama. Semua transaksi yang ada unsur maysir-nya dinamakan apapun tetap haram. Bahkan kalau diberi nama permainan Basmallah, permainan Subhanallah, ya sama aja haram,” ujarnya.

Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Purworejo juga menyampaikan hukum permainan capit boneka yang diduga mengandung unsur perjudian.

“Hukum permainan capit boneka sebagaimana dalam deskripsi hukumnya tidak diperbolehkan atau haram karena mengandung unsur perjudian, sehingga hukum menyediakannya pun juga haram,” kutipnya dari akun resminya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh juga mengatakan bahwa permainan capit haram hukumnya.

“Ya (haram),” kata Asrorun, dikutip daro Kompas.com, Senin 26 September 2022.

Dia menjelaskan permainan capit haram karena pada dasarnya dilakukan dengan cara spekulasi dan/atau untung-untungan untuk memperoleh barang/keuntungan.

“Permainan yang mengeluarkan uang untuk sesuatu aktivitas, termasuk permainan, yang dasarnya dilakukan dengan cara spekulasi dan/atau untung-untungan untuk memperoleh barang/keuntungan hukumnya haram,” ujar Asrorun.

Fatwa MUI

Asrorun mengatakan fatwa terkait hal tersebut sudah diatur dalam fatwa tentang Permainan pada Media/Mesin Permainan yang Dikelola Anggota Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia (ARKI).

Dalam fatwa yang ditetapkan pada 3 Oktober 2007 itu diatur permainan-permainan yang boleh dan tidak boleh/diharamkan.
Adapun permainan yang dihukumi mubah/boleh yaitu permainan pada:

1. Media/mesin permainan dan hiburan yang murni menjual jasa atau sewa tanpa memberikan hadiah/souvenir.

Permainan tesebut ialah: permainan pada media/mesin kategori Kiddy Ride, Softplay, Mesin Foto, Mesin Simulator, Mesin Attraction dan Major Ride.

2. Media/mesin permainan dan hiburan yang memberikan hadiah (reward) atas dasar keterampilan pemain dan tidak mengandung unsur judi.

Permainan tersebut ialah: permainan pada media/mesin kategori Mesin Vending dan sebagian Mesin Redemption.

Sementara itu, yang dihukumi haram yaitu permainan pada media/mesin permainan yang memberikan hadiah/souvenir atas dasar untung-untungan semata dan mengandung unsur judi.

Permainan tersebut ialah: permainan pada media/mesin kategori Medal Game, Pusher Machine dan sebagian Mesin Redemption.

Diatur juga bahwa perusahaan mainan wajib menjaga agar arena permainan tidak digunakan untuk taruhan atau judi.

Selain itu media/mesin permainan yang diharamkan harus dimusnahkan atau direeksport dan disterilkan dari arena permainan/outlet.

Pihak perusahaan dan/atau ARKI harus melaporkan kepada MUI apabila ada penambahan media/mesin permainan yang baru.***

 

(Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

 
Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Gedung Kemenkumham Kebakaran, Begini Kondisi Arsip Penting

9 Desember 2022 - 05:48 WIB

Kemenkumham Kebakaran

Umar Patek Terpidana Bom Bali Resmi Bebas Bersyarat

9 Desember 2022 - 05:32 WIB

Umar Patek Bebas

Besok 9 Desember Memperingati Hari Apa? Simak di Sini!

8 Desember 2022 - 22:26 WIB

9 Desember Memperingat Hari Apa? Simak Di Sini!

Jaringan Smartfren Gangguan Hari Ini, Berikut Penyebab dan Solusi

8 Desember 2022 - 17:20 WIB

Jaringan Smartfren gangguan

Banjir Bandang Kertasari Bandung Mengerikan, Terekam Kamera Motor dan Pemiliknya Terseret Arus

8 Desember 2022 - 16:59 WIB

Banjir Bandang Kertasari Bandung Bikin Merinding, Motor dan Pemiliknya Terseret Arus

Elly Yasin: Kereta Cepat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

8 Desember 2022 - 15:43 WIB

Trending di Nasional