HomeNasionalSegel Gedung Rektorat, KBMU Tuntut Rektor UIN Sunan Kalijaga Mundur

Segel Gedung Rektorat, KBMU Tuntut Rektor UIN Sunan Kalijaga Mundur

Bogordaily.net– Keluarga Besar Mahasiswa  UIN Sunan Kalijaga (KBMU) menggelar aksi terbuka di Gedung Rektorat UIN Sunan Kalijaga, Senin, 12 September 2022. Dalam aksi yang berlangsung hingga malam itu, KBMU menuntut agar Rektor dan Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga mengundurkan diri.

Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Syaidurrahman Alhuzaify menyampaikan tuntutan tersebut berdasarkan ketidakmampuan Rektor Almakin dan jajarannya dalam memimpin kampus. Hal tersebut, menurut mahasiswa yang akrab disapa Al itu, lantaran banyak persoalan kampus tidak kunjung diselesaikan di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.

Keluarga Besar Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (KBMU) menggelar aksi di Gedung Rektorat UIN Sunan Kalijaga, Senin, 12 September 2022.(Beritabaru.co/Istimewa//Bogordaily.net)

“Rektor justru melakukan intimidasi terhadap mahasiswa yang meminta transparansi anggaran, dan perbaikan fasilitas kampus,” kata Al dilansir Beritabaru.co.

Bentuk intimidasi itu, kata Al, berupa pemanggilan wali mahasiswa yang terlibat aksi menggugat mahalnya biaya Uang Kuliyah Tunggal (UKT) dan penerapan dana CITA atau pinjaman berbunga di UIN Sunan Kalijaga.

“Mulanya, rektor menjanjikan akan menindaklanjuti dalam rentang waktu satu minggu pasca aksi pada 11 Agustus 2022. Namun hingga kini, Rektorat UIN Sunan Kalijaga belum juga memenuhinya,” terang Al.

Lebih lanjut dia menyebut pihak Rektorat UIN Sunan Kalijaga telah melakukan pembungkaman berekspresi dan anti kritik.

Keluarga Besar Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (KBMU) menggelar aksi di Gedung Rektorat UIN Sunan Kalijaga, Senin, 12 September 2022.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Jelas kami mengutuk sikap dari WR 3 hari ini. Gerakan ini akan terus kami sambung,” tegasnya.

Al juga menyampaikan pihaknya siap dengan konsekuensi terburuk, yaitu Drop Out (DO).

“Sebagai ancaman yang sering disampaikan kampus (DO). Sedikitpun tidak akan membuat kawan-kawan masa aksi hari ini gentar,” pungkasnya.

Usai menyegel rektorat, massa aksi KBMU pun membubarkan diri dengan tertib. Sebelum meninggalkan rektorat, mereka terlebih dahulu membersihkan sampah.

Sementara itu tuntutan KBMU UIN Sunan Kalijaga yakni turunkan rektor dan wakil rektor III, lalu usut tuntas kasus intimidasi yang dilakukan rektorat terhadap mahasiswa dan turunkan pihak yang menjadi dalang. Tuntutan lainnya yakni keterbukaan informasi publik terhadap pengalokasian dana UKT, naikkan gaji satpam UIN Sunan Kalijaga, klasifikasi Ulang penggolongan UKT dan perbaiki serta tambah fasilitas mahasiswa di kampus.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here