Takut Disuruh Wajib Militer, AS Suruh Warganya Tinggalkan Rusia

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Internasional · 28 Sep 2022 20:09 WIB

Takut Disuruh Wajib Militer, AS Suruh Warganya Tinggalkan Rusia


 Ilustrasi demo warga Rusia. (AFP/SERGEI MIKHAILICHENKO/CNN Indonesia/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi demo warga Rusia. (AFP/SERGEI MIKHAILICHENKO/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Khawatir disuruh mengikuti wajib militer, Amerika Serikat (AS) mendesak warga negaranya untuk segera meninggalkan Rusia.

“Warga AS tak diperkenankan bepergian ke Rusia, dan mereka yang tinggal atau bepergian di Rusia harus segera meninggalkan Rusia selagi pilihan perjalanan komersial yang terbatas masih ada,” demikian pernyataan Kedubes AS.

Dilansir CNN Indonesia, Kedubes AS memperingatkan pemerintah Rusia baru saja menerapkan mobilisasi wajib militer. Mereka khawatir Rusia bakal merekrut warga yang punya dua kewarganegaraan yakni Rusia dan AS.

“Rusia mungkin menolak mengakui dwikewarganegaraan AS, menolak akses kekonsuleran AS, mencegah mereka meninggalkan Rusia, kemudian merekrut pemegang dua kewarganegaraan untuk wajib militer,” tulis Kedubes AS lagi.

Tak hanya itu, Kedubes AS juga memperingatkan bahwa saat ini, pilihan penerbangan komersial sangat terbatas dan kerap tidak tersedia dalam waktu cepat.

Rute darat dengan mobil dan bus pun padat, meski masih bisa beroperasi. Kedutaan Besar AS, memiliki keterbatasan dalam membantu warga AS, termasuk dalam hal pilihan transportasi.

Selain itu, mereka juga memperingatkan di Rusia tak ada jaminan soal hak menyampaikan pendapat secara damai dan kebebasan ekspresi.

“Jauhi protes sosial dan politik, jangan memotret petugas keamanan dalam demo itu. Pihak Rusia telah menangkap warga AS yang berpartisipasi dalam demo itu,” tulis Kedubes AS di situs resminya.

Sebelumnya, Negeri Beruang Merah itu mengumumkan mobilisasi wajib militer parsial ke Ukraina sehingga membuat warga protes hingga kabur massal.***

(Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Ngeri! Bacok Petugas Keamanan, Iran Gantung Pendemo

8 Desember 2022 - 23:51 WIB

Mark Zuckerberg Gak Masuk Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Fersi Forbes

8 Desember 2022 - 11:39 WIB

Mark Zuckerberg

Intip 3 Tradisi Natal yang Unik di Berbagai Negara

8 Desember 2022 - 11:03 WIB

tradisi natal

Kura-Kura Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke 190 Tahun

8 Desember 2022 - 07:49 WIB

Kura-kura tertua di dunia

Kecelakaan Mobil Porsche di Jerman yang Mengerikan, Kepala Sopirnya Copot

7 Desember 2022 - 16:46 WIB

Kecelakaan Mobil Porsche di Jerman yang Mengerikan, Kepala Sopirnya Copot

Masjid di Hebron Dihancurkan Pasukan Israel

7 Desember 2022 - 15:01 WIB

Trending di Internasional