Uji Pertahanan Planet, Pesawat Antariksa NASA Tabrak Asteroid

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022 : Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor Ini Syarat dan Lokasi Perpanjang Surat Izin Mengemudi di Kota Bogor

Internasional ยท 28 Sep 2022 06:12 WIB

Uji Pertahanan Planet, Pesawat Antariksa NASA Tabrak Asteroid


 Detik-detik NASA tabrak asteroid dengan kecepatan tinggi. (Sindonews/Bogordaily.net) Perbesar

Detik-detik NASA tabrak asteroid dengan kecepatan tinggi. (Sindonews/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Menyelamatkan bumi di masa depan, pesawat ruang angkasa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil menabrakkan asteroid dengan kecepatan tinggi dalam misi uji coba pertamanya.

Siaran langsung yang dilakukan oleh NASA pada Senin malam, 27 September 2022 menunjukkan kepada dunia uji pertahanan planet jika asteroid menuju jalur tabrakan dengan planet kita di masa mendatang.

Dikutip dari RMOL, pesawat antariksa NASA bernama DART berhasil menabrakkan batu luar angkasa dengan kecepatan 24.140 kilometer per jam.

Kecelakaan yang disengaja ini telah direncanakan selama tujuh tahun lamanya oleh NASA, yang telah lama mencari cara untuk melihat apakah asteroid dapat secara manual dibelokkan serta dijauhkan dari bumi, untuk mencegah dampak yang berpotensi menimbulkan bencana di bumi.

Misi DART diluncurkan pada November tahun lalu dari Vandenberg Space Force Base di California. Misi ini mengendalikan pesawat ruang angkasanya untuk diarahkan ke target asteroid yang disebut Dimorphos, yang berjarak 10,5 juta kilometer jauhnya dari bumi.

“Ini adalah demonstrasi teknologi yang sangat sulit yang menghantam asteroid kecil, yang belum pernah kami lihat sebelumnya, dan (kami) melakukannya dengan cara yang spektakuler,” kata ilmuwan pemimpin DART Nancy Chabot yang bersemangat, ketika pesawat ruang angkasa itu berhasil menabrak asteroid.

Kini para ilmuwan akan mengambil data yang direkam dari teleskop yang merekam kecelakaan tersebut, untuk melihat perbedaan dari dampak yang dibuat dalam membelokkan lintasan asteroid.

Menurut NASA, tidak ada asteroid yang diketahui lebih besar bentuknya dari 137 meter, yang memiliki peluang signifikan untuk menabrak Bumi selama 100 tahun ke depan.***

(Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Gunung Api Terbesar di Dunia Mauna Loa Meletus

29 November 2022 - 10:31 WIB

NASA Sebut, Beberapa Tahun Lagi Manusia Bisa Tinggal di Bulan

28 November 2022 - 20:35 WIB

Manusia tinggal di Bulan

Liput Demo Anti Lockdown, Wartawan BBC Dianiaya Polisi China

28 November 2022 - 19:51 WIB

Wartawan BBC

Anwar Ibrahim, Tolak Pakai Mobil Dinas Mewah Mercy S600

28 November 2022 - 19:50 WIB

Anwar Ibrahim

TV China Sensor Supporter Piala Dunia 2022 Tanpa Masker

28 November 2022 - 17:48 WIB

Supporter Piala Dunia 2022

Longsor di Italia, 7 Orang Tewas

28 November 2022 - 10:19 WIB

Trending di Internasional