Duh! China Diserang Krisis Baru: Generasi 'Kaum Rebahan'

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022 : Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor Ini Syarat dan Lokasi Perpanjang Surat Izin Mengemudi di Kota Bogor

Internasional · 5 Okt 2022 09:33 WIB

Duh! China Diserang Krisis Baru: Generasi ‘Kaum Rebahan’


 Ilustrasi peta dan bendera China. (Unsplash.com/MarkRubens/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi peta dan bendera China. (Unsplash.com/MarkRubens/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Anak muda di China dicap menjadi ‘kaum rebahan’. Negara itu pun kini menghadapi krisis baru. Para anak muda itu memilih menyerah saat menghadapi situasi buruk. Tindakan tersebut di China dikenal dengan sebutan ‘Bailan.’

Dilansir CNN Indonesia, bailan secara harfiah berarti ‘biarkan membusuk’. Sebagaimana diberitakan South China Morning Post, gerakan kaum rebahan ini muncul dari sentimen generasi muda China yang merasa mereka tak memiliki kekuatan untuk merespons tekanan ekspektasi sosial di negara itu.

Daripada berupaya berusaha mencapai tuntutan sosial, banyak orang membiarkan diri mereka ‘membusuk’. Mereka menyerah mencapai ekspektasi tinggi di dalam masyarakat.

Salah satu generasi muda China, Yan Jie (28), kini ikut membiasakan gaya hidup ini.

“Saya adalah bailan-ing. Tinggalkan saya sendiri,” demikian isi catatan di depan pintu kamar Yan.

Yan, yang kini tinggal bersama temannya di Shanghai, mencap dirinya sendiri sebagai pemalas dan menggunakan kata ‘bailan.’

“Ketika saya diberikan tugas di kantor, saya berusaha mengabaikannya. Jika saya dipaksa mengerjakan sesuatu, saya akan melakukannya tapi tidak serius,” kata Yan, yang sekarang bekerja di perusahaan IT kelas menengah.

“Ketika orang tua saya bertanya soal kapan saya akan menikah, saya menjawabnya dengan biarkan waktu yang menjawab,” lanjutnya.

Ia mengaku memilih menjalankan gerakan ini adalah karena harga rumah yang terlalu tinggi dan ekspektasi pacaran yang tinggi. Kata dia, daripada harus kesusahan memenuhi standar ini, lebih baik mengabaikannya sama sekali.

Yan merasa gaya hidup bailan ini membuatnya bisa hidup dengan lebih nyaman. Ia jadi memberikan lebih banyak waktu untuk menjalani hobinya.

Sementara itu  gerakan bailan mendapatkan banyak sorotan di media sosial. Dalam media sosial Instagram versi China, Xiaohongshu, pencarian ‘bailan’ menampilkan 2,3 juta.***

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Gunung Api Terbesar di Dunia Mauna Loa Meletus

29 November 2022 - 10:31 WIB

NASA Sebut, Beberapa Tahun Lagi Manusia Bisa Tinggal di Bulan

28 November 2022 - 20:35 WIB

Manusia tinggal di Bulan

Liput Demo Anti Lockdown, Wartawan BBC Dianiaya Polisi China

28 November 2022 - 19:51 WIB

Wartawan BBC

Anwar Ibrahim, Tolak Pakai Mobil Dinas Mewah Mercy S600

28 November 2022 - 19:50 WIB

Anwar Ibrahim

TV China Sensor Supporter Piala Dunia 2022 Tanpa Masker

28 November 2022 - 17:48 WIB

Supporter Piala Dunia 2022

Longsor di Italia, 7 Orang Tewas

28 November 2022 - 10:19 WIB

Trending di Internasional