Saturday, 13 April 2024
HomeKota BogorKelola Sampah Pasar, Perumda PPJ Gandeng Mountrash

Kelola Sampah Pasar, Perumda PPJ Gandeng Mountrash

Bogordaily.net– Perumda Pasar Pakuan Jaya () Kota Bogor bekerjasama dengan PT Avatar Indonesia () sebagai penyedia platform pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat, bersih dan nyaman.

Kerja sama tersebut dilakukan melalui  program implementasi dropbox sampah digital di Pasar Gunung Batu, Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda , Muzakkir mengungkapkan, ini sebagai bentuk ikhtiar dalam mencari solusi sampah di sejumlah pasar Kota Bogor. Satu unit dropbox sudah diterima di Pasar Gunung Batu dan harapannya sebagai uji coba mengedukasi kepada para pedagang di seputaran pasar bahwa sampah saat ini mempunyai nilai ekonomi.

“Jadi, botol plastik atau kemasan bekas pakai yang dulunya tak bernilai setelah di masukan ke box ini di scan barcode nya nanti keluar saldo di applikasi handphone, saldo ini bisa dipakai utk berbelanja, bayar listrik, air, ditabung, dan lainnya,” ujar Muzakkir, Jumat 7 Oktober 2022.

“Jadi kalau sebelumnya sampah menjadi masalah, saat ini ada solusinya, Sampah menjadi manfaat untuk masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, memang tidak mudah untuk mengedukasi dan merubah pola kebiasaan yang ada di pasar dalam mengolah sampah. Dulu sampah yang ada langsung dibuang ke tempat sampah, dan untuk saat ini bisa dikumpulkan dan dapat ditukar menjadi uang.

Selain itu, membiasakan mayarakat untuk memilah sampah dibeberapa pasar jumlah sampah non organik itu hanya 15 persen seperti botol plastik, kemasan, dan lainnya. Untuk sampah organik yang ada nilai ekonomisnya bisa menjadi maggot dan pupuk.

Perumda Pasar Pakuan Jaya () Kota Bogor bekerjasama PT Avatar Indonesia () untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat, bersih dan nyaman. (Istimewa/Bogordaily.net)

Muzakkir juga mengajak kepada para pedagang dan pengelola pasar untuk memahami bagaimana cara kerja alat dropbox sehingga dapat berguna secara sempurna.

“Nantinya para Kanit Pasar dimohon menyampaikan keseluruh pedagang dan masyarakat yang berbelanja. Sampah plastik jangan di buang tapi bisa dimasukan ke dropbox menjadi uang. Kami juga akan menerapkan pemilahan box sampah ini di pasar-pasar lain seperti pasar kebon kembang, pasar jambu dua, pasar sukasari dan lainnya,” terang Muzakkir.

Sementara itu, Direktur PT Dewi Puspasari berharap dengan adanya dropbox di setiap pasar di Kota Bogor akan menjadi budaya baru. Sampah awalnya menjadi masalah, sekarang masyarakat akan berebut sampah untuk dapat menambah pemasukan dan membantu perekonomian mereka.

Dewi berharap dengan kondisi pasca pandemi, masyarakat kita di pasar maupun di sekitar pasar, jika ada sampah kardus, minyak jelantah, kertas, kemasan plastik dan sebagainya itu bisa dibawa ke bank sampah unit Pasar Pakuan Jaya, kemudian dimasukkan ke dropbox untuk mendapatkan dana yang langsung masuk di aplikasi .

“Harapan kami sistem ini dapat membantu masyarakat untuk membayar listrik, PDAM, pinjaman, serta meringankan beban operasional sehari-hari,” ujar Dewi.

Pihaknya juga akan selalu memperbaiki dan memperbaharui sistem aplikasi sesuai dengan kebutuhan.

“Tim pelayanan pelanggan kami akan menerima keluhan 24 jam jika ada masalah dlm sistem aplikasi, dan akan cepat mengirimkan tim IT ke lokasi dropbox ini apabila ada kendala tekhnis,” pungkasnya. (Ibnu Galansa)

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here