Thursday, 25 July 2024
HomeHiburanNah Loh! Prank Konten KDRT Baim Wong Diproses Hukum

Nah Loh! Prank Konten KDRT Baim Wong Diproses Hukum

Bogordaily.net – Konten prank laporan di kantor polisi yang dibuat akan diproses hukum oleh kepolisian sektor Kebayoran Lama.

Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama, Febriman Sarlase membenarkan adanya kejadian itu dan akan menindaklanjutinya.

“Memang kejadian itu benar adanya, nanti kita akan sampaikan ke pimpinan untuk petunjuk lebih lanjut apa tindak selanjutnya setelah kejadian nge-prank di kantor polisi kita minta petunjuk pimpinan apa langkah selanjutnya,” ucap Kapolsek Kebayoran lama.

Konten prank yang dibuat oleh dan itu ditindaklanjuti lantaran banyaknya pengaduan dari masyarakat.

“Memang anggota kita sudah sesuai menerima laporan dari masyarakat ternyata saudara Baim dan Paula melakukan prank terhadap anggota kita,” ungkapnya.

Seperti diketahui, nekat membuat prank KDRT untuk di Channel youtubenya, karena sedang viralnya dugaan kekerasan yang di alami Lesti Kejora dengan judul ‘Baim KDRT, Paula Jalani Visum'.

Para netizen pun geram melihat kelakuan yang tidak berempati lantaran sudah mengajak sang istri untuk melakukan prank dengan berpura-pura menjadi korban KDRT. Parahnya lagi korban prank tersebut adalah anggota polisi.

Setelah ramai dihujat, akhirnya dan meminta maaf terkait konten prank lapor KDRT usai dikecam sana-sini. Permintaan maaf ini direkam dan diposting melalui Instagram Baim @baimwong.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabbarakatuh. Tadi sebenarnya video saya buat minta maaf. Ke Polsek yang kita sayangi, kita minta maaf. Kalau melibatkan mereka.” ucap membuka video klarifikasinya.

Baim dan sang istri membuat video ini setelah merasa bersalah. Mereka tidak mengira akan ada reaksi negatif dari netizen. Dia juga meminta maaf terhadap pihak polisi.

“Seharian, kemarin, saya juga berpikir apa yang udah kita lakuin dan kenapa kita push (lakukan), dan kenapa kita juga melakukan semua itu, yang tadinya kita tidak berpikir akan jadi seperti ini. Dan ternyata banyak sekali pihak yang dirugikan, salah satunya institusi pemerintahan kepolisian,” jelasnya.

Baim mengaku bisa bebas bertindak seperti di video YouTube itu karena sudah merasa kenal.

“Kita berhubungan juga terkadang saya silaturahmi ke sana, dikiranya dengan silaturahmi seperti itu saya bisa melakukan hal seperti kemarin dan ternyata salah,” paparnya.

Baim kemudian meminta maaf ke korban-korban KDRT yang tentunya pasti merasa diremehkan karena video prank itu.

“Dan juga pada korban-korban KDRT, saya juga minta maaf. Saya tidak terpikir sama sekali ke arah sana,” pungkasnya.***

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here