Thursday, 3 April 2025
HomeBeritaPercepat Pemilu, PM Malaysia Bubarkan Parlemen! Ada Apa?

Percepat Pemilu, PM Malaysia Bubarkan Parlemen! Ada Apa?

Bogordaily.net– Parlemen mendadak dibubarkan. Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri Yaakob membuka jalan bagi pemilihan umum dalam waktu dekat, lebih cepat satu tahun dari jadwal sebelumnya.

Dilansir CNN Indonesia, Reuters melaporkan Ismail mengumumkan pembubaran parlemen ini melalui pernyataan resmi yang disiarkan di saluran televisi nasional.

Berdasarkan aturan di Negeri Jiran, pemilihan umum harus langsung digelar dalam kurun 60 hari setelah parlemen dibubarkan.

Menurut Ismail, bahwa detail tanggal pemilu akan diumumkan oleh komisi pemilihan umum dalam waktu dekat.

seharusnya tak menggelar pemilu hingga September 2023. Meski demikian, tekanan terhadap pemerintahan Ismail belakangan ini semakin kuat.

Sementara itu tekanan tak hanya datang dari luar, melainkan juga dalam aliansi pemerintahannya sendiri. Sejumlah kubu menganggap membutuhkan pemimpin dengan dukungan lebih kuat di tengah perpecahan internal.

Tak hanya itu pemilu kali ini digelar di tengah berbagai masalah, mulai dari pemulihan finansial pasca-pandemi Covid-19 hingga perlambatan ekonomi global.

Jika digelar dalam waktu dekat, pemilu ini akan diadakan saat musim banjir menerjang . Dengan demikian, jumlah warga yang ikut dalam pesta demokrasi itu kemungkinan bakal berkurang.

Beberapa waktu belakangan, anggota parlemen dari partai berkuasa dan oposisi sebenarnya sudah mengingatkan agar tak menggelar pemilu di musim hujan. Ismail tetap mengumumkan pembubaran parlemen di tengah tekanan berbagai pihak.

Di sisi lain, Komisi Pemilihan diperkirakan akan bertemu dalam minggu ini untuk mengumumkan tanggal pemungutan suara yang harus dilaksanakan dalam waktu 60 hari sejak pembubaran parlemen.

Pemilu kemungkinan akan digelar pada awal November, sebelum dimulainya musim muson akhir tahun yang kerap mendatangkan banjir.

Sekutu UMNO di pemerintahan dan partai-partai oposisi telah menolak rencana untuk mengadakan pemilihan di tengah musim hujan. Tahun lalu, hal tersebut menewaskan lebih dari 50 orang dan memaksa ribuan orang mengungsi.

Namun, para petinggi UMNO memutuskan bahwa pemungutan suara harus diadakan tahun ini agar UMNO dapat memanfaatkan kembalinya pemilih etnis Melayu dan situasi di kubu oposisi yang tengah berantakan.***

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here