Gempa Guncang Cianjur, Satu Keluarga Trauma Ngungsi

Menu

Mode Gelap
Breaking News: Gempa M 6,4 Guncang Garut Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam

Kabupaten Bogor ยท 24 Nov 2022 20:21 WIB

Gempa Guncang Cianjur, Satu Keluarga Trauma hingga Ngungsi ke Bogor


 Satu Keluarga Mengungsi Ke Rumah keluarganya di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. (Ruslan/Bogordaily.net) Perbesar

Satu Keluarga Mengungsi Ke Rumah keluarganya di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. (Ruslan/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Trauma dan takut atas terjadinya gempa magnitudo 5, 6 guncang Cianjur pada Senin, 22 November 2022 lalu, membuat keluarga asal Kampung Mangun, Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat memilih mengungsi ke rumah keluarganya di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Satu keluarga itu berjumlah 16 orang terdiri dari orang tua, remaja dan anak kecil serta satu orang bayi dan ibu hamil.

Salah satu korban gempa Dikdik Sugilar 55 tahun mengatakan, saat itu gempa berlangsung cepat dan guncangannya sangat kencang. Rumahnya, anak dan keluarganya yang lain hancur.

“Termasuk lembaga pendidikan istri saya mengajar praktek menjahit hancur,”kata Didik Sugilar kepada wartawan.

Bahkan istrinya kata Didik yang saat itu sedang mengajar bersama dua muridnya sempat tertibun material bangunan. Beruntung langsung bisa diselamatkan meksipun bagian kepala dan kakinya mengalami luka memar.

“Ada luka di kepala dan kakinya pincang karena tertimpa material bangunan beruntung langsung bisa diselamatkan ,”katanya.

Didik mengatakan, dirinya mengungsi ke Bogor ke rumah menantunya yang berada di Kecamatan Leuwisadeng. Didik tiba di Bogor menggunakan ambulans relawan.

“Ke sini di jemput mobil ambulans relawan dua balik ambulans ke Cianjur karena keluarga banyak awalnya ada 19 sekarang tinggal 16 orang yang tiga orang kembali lagi ke Cianjur,”katanya.

Didik mengatakan, untuk kondisi keluarganya saat ini mengalami pusing-pusing karena benturan di kepala. Sementara untuk orang tuanya laki laki berusia 73 tahun saat ini setelah tiba di Bogor langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang lantaran mengalami patah tulang punggung.

“Dan saat ini harus dilakukan operasi masih di ruang IGD,” katanya.

Sementara itu menurut anak Didik yang sedang hamil Winda Puspitarahayu menceritakan saat kejadian dirinya berada di dalam rumah. Bahkan kondisi yang sedang di dalam rumah itu sempat tertimpa reruntuhan genting dan terpaksa harus keluar merangkak untuk menyelamatkan dirinya dibantu oleh suaminya.

“Saya berhasil menyelamatkan diri merangkak keluar dibantu suami karena guncangannya sangat kencang alhamdulilah sebelum rumah saya ambruk berhasil menyelamatkan diri,” katanya. (Ruslan)

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Tembok Penahan Tanah Jalan Penghubung Bogor dan Sukabumi Terancam Amblas

4 Desember 2022 - 15:38 WIB

Bogor sukabumi

Hindari Ruas Caringin Bogor! Polres Berlakukan Buka-Tutup Pasca Jembatan Cikereteg Longsor

4 Desember 2022 - 12:08 WIB

jembatan cikereteg longsor

Jadwal Ganjil Genap dan One Way Puncak Hari Ini. Cek Di Sini!

4 Desember 2022 - 10:12 WIB

jadwal one way puncak

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Madrasah dan Insentif Guru di Kabupaten Bogor

3 Desember 2022 - 16:42 WIB

Pengurus Matlahul Anwar Kabupaten Bogor Resmi Dilantik

3 Desember 2022 - 15:46 WIB

Tragis, Mayat Laki-Laki Ditemukan Kaku Terlungkap di Ciseeng

3 Desember 2022 - 13:37 WIB

mayat ciseeng
Trending di Kabupaten Bogor