Bogordaily.net – Pengakuan AS alias Asep tersangka pengganjal mesin ATM di wilayah Cimanggu Kota Bogor, menargetkan wanita untuk menjadi korban tindak kejahatannya tersebut. Saat melancarkan aksinya, ia menjalankannya seorang diri.
Asep yang tidak mempunyai pekerjaan tersebut mengatakan, ia mencari mesin ATM yang sepi, dan sudah mengganjalnya terlebih dahulu untuk memudahkan ia melancarkan tindak kejahatannya itu.
“Korban rata-rata perempuan, saya nyari ATM yang sepi, lalu saya menunggu korban yang akan menarik uangnya di mesin ATM,” kata Asep, pelaku pengganjal mesin ATM, kepada wartawan saat jumpa pers bersama Polresta Bogor Kota, Rabu, 2 November 2022
Ia menambahkan, saat melancarkan aksinya mengganjal mesin ATM, waktu yang diperlukan rata-rata sekitar 15 menit, kemudian ia keluar untuk memantau korban yang akan menarik uang di mesin ATM yang sudah ia ganjal dengan tusuk gigi.
Selain itu, ia juga sudah membawa jenis kartu ATM yang sama untuk ditukar nantinya dengan calon korbannya, saat terganjal oleh tusuk gigi di mesin ATM yang sudah terlebih dahulu ia rancang sedemikian rupa.
“Untuk mengganjal mesin ATM tergantung situasi, rata-rata 15 menit,” jelas Asep, tersangka pengganjal mesin ATM.
Uang yang berhasil didapatkan oleh Asep, dari hasil tindakan kejahatannya tersebut, bervariasi, bahkan bisa menyentuh angka jutaan rupiah sekali melakukan aksinya.
“Rata-rata itu Rp 9 juta, sampai Rp 9,5 juta, itu dari satu orang korban dan satu mesin ATM,” tutup Asep. (Muhammad Irfan Ramadan)
Copy Editor: Riyaldi
Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV