Bogordaily.net – Kanker tiroid bisa menyerang siapa saja. Benjolan di sekitar leher Anda dapat menjadi tanda umum kanker tiroid yang perlu diwaspadai.
Kanker tiroid sendiri berkembang di kelenjar tiroid Anda, bagian dari sistem endokrin manusia. Di mana nantinya kelenjar tiroid Anda menghasilkan hormon yang mengatur suhu tubuh, detak jantung, dan metabolisme.
Tanda pertama kanker tiroid biasanya adalah rasa sakit dan bengkak di leher. Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu yang terletak di pangkal leher, bertanggung jawab melepaskan hormon yang mengatur detak jantung, tekanan darah, berat badan, dan suhu tubuh.
Tahap awal kanker tiroid mungkin tidak menimbulkan gejala apapun, dengan tanda peringatan pertama sering kali berupa rasa sakit dan bengkak di leher. Gejala lain termasuk.
-Perubahan pada suara, termasuk suara semakin serak.
-Kesulitan menelan
-Benjolan (nodul) yang dapat dirasakan melalui kulit di leher.
-Pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
-Batuk
Mengutip Cleveland Clinic, tanda-tanda paling umum dari kanker tiroid adalah munculnya benjolan di leher yang disebut sebagai nodul tiroid.
Namun, kebanyakan nodul bersifat jinak (bukan kanker). Hanya sekitar tiga dari 20 nodul tiroid yang berubah menjadi ganas (kanker).
Menurut situs medis WebMD, ada empat jenis kanker tiroid:
Kanker tiroid papiler
Yang paling umum, ditemukan hingga 80 persen dari semua kasus kanker tiroid. Biasanya tumbuh perlahan, tetapi sering menyebar ke kelenjar getah bening di leher.
Kanker tiroid folikular
Bentuk paling umum kedua. Ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan juga lebih mungkin menyebar ke pembuluh darah.
Kanker meduler
Jauh lebih jarang, terhitung hanya empat persen dari semua kasus. Ini lebih mungkin ditemukan pada tahap awal karena menghasilkan hormon yang disebut kalsitonin, yang diawasi oleh dokter dalam hasil tes darah.
Kanker tiroid anaplastik
Seringkali yang paling parah karena agresif dalam menyebar ke bagian lain tubuh. Jenis ini yang paling sulit diobati tetapi untungnya jarang.
Apa penyebabnya? Tidak ada alasan yang jelas, tetapi hal-hal tertentu dapat meningkatkan peluang mendapatkannya, termasuk paparan radiasi, kekurangan yodium, dan sindrom genetik bawaan tertentu. Misalnya, 20 persen kanker tiroid meduler disebabkan oleh gen abnormal yang Anda warisi.
Untung saja, sebagian besar kanker tiroid sangat bisa disembuhkan melalui berbagai perawatan, mulai dari operasi, kemoterapi, radiasi, terapi hormon dan terapi radioiodine.***
Copy Editor: Riyaldi
Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV