Thursday, 25 April 2024
HomeNasionalKorban Pesawat Jatuh di Belitung Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Korban Pesawat Jatuh di Belitung Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Bogordaily.net – Daftar Jenazah korban pesawat jatuh di teridentifkasi. Polri sudah mengumumkan nama para korban yang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Korban ditemukan oleh para nelayan yang sedang berlayar. Jasad para korban lalu diangkut menggunakan perahu dan iidentifikasi. Hasil ientfikasi dinyatakan bahwa para korban itu merupakan awak helikopter yang jatuh tersebut.

Jenazah korban itu ditemukan di sekitar Pantai Burung Mandi, Bangka Belitung. Jenazah itu sudah terdentifikasi dan dipastikan merupakan kru helikopter Polri tipe NBO 105.

Korban telah teridentifikasi atas nama Bripda Khoirul Anam selaku mekanik.

“Atas nama Bripda Khoirul Anam,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin 28 November 2022.

Jenazah tersebut sebelumnya ditemukan di sekitar Pantai Burung Mandi oleh nelayan. Jenazah lalu dievakuasi menggunakan perahu untuk selanjutnya diidentifikasi.

Helikopter milik Polri tersebut awalnya dilaporkan hilang kontak di perairan Bangka Belitung pada Minggu 27 November 2022 siang kemarin.

Helikopter itu bermuatan empat orang dengan rincian pilot, co pilot, dan dua mekanik.

Berikut identitas keempatnya:

Pilot: AKP Arif Rahman Saleh
Co Pilot: Briptu Lasminto
Mekanik 1: Aipda Joko M
Mekanik 2: Bripda Khoirul Anam

Kronologis Pesawat jatuh di

Sebelumnya, dijelaskan kronologi helikopter milik Polri yang hilang kontak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu 27 November 2022.

Dalam siaran pers Basarnas Bangka Belitung, helikopter milik Polri yang hilang kontak adalah bernomor registrasi P1103 tipe NBO 105. Dalam laporannya, Basarnas Bangka Belitung menyebutkan bahwa helikopter hilang kontak pada 15.33 WIB.

Adapun kronologinya adalah saat dua helikopter terbang dari Pangkalan Bun menuju Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan.

“Selanjutnya pada pukul 13.00 WIB helikopter berkomunikasi ke AirNav Palembang,” tulis dalam keterangan tersebut.

Pada pukul 13.26 WIB satu helikopter berkomunikasi dan menanyakan ke AirNav Tanjung Pandan apakah ada komunikasi dengan P-1103.

“Namun informasi dari AirNav tidak ada, hingga P-1113 Landing di Tanjung Pandan tidak ada komunikasi dan lost contact,” lanjutnya.

Mendapatkan Informasi tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang membuka Operasi SAR Gabungan dan memberangkatkan personil yang terdiri dari Unit Siaga SAR Tanjung Pandan dan Pos SAR Belitung. Hilangnya helikopter milik Polri tersebut dilaporkan oleh Khaerul Assidiqi, EGM Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan dengan jarak 38 NM dan Heading 096°/38Nm dari Bandara Hanandjoeddin Belitung.

“Aksi Yang telah dilakukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Basarnas Babel, TNI AL , TNI AU ,TNI AD , Polres , Dishub , KSOP/UPP Manggar, BPBD , Tagana , KKP yakni pada pukul 16.00 WIB melaksanakan Breifing Operasi SAR,” paparnya, Senin 28 November 2022.

“Selanjutnya Pukul 19.04 WIB, Tim SAR Gabungan berangkat menuju LKP menggunakan Kapal Nelayan KM Ibrahim (POB 13 Orang) untuk melakukan pencarian disekitar LKP,” lanjutnya.

Pada pukul 19.25 WIB, Tim SAR Gabungan menggunakan Kapal Dishub (POB 10 Orang) Ketapang menuju sekitar LKP. Selanjutnya pada Pukul 21.30 WIB, Tim SAR Gabungan menggunakan Kapal Dishub (POB 10 Orang) bergeser ke Pelabuhan Manggar. (suara.com)

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here