Rusia Makin Ganas Serang Ukraina

Menu

Mode Gelap
Breaking News: Gempa M 6,4 Guncang Garut Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam

Internasional · 23 Nov 2022 15:16 WIB

Rusia Makin Ganas Serang Ukraina


 Foto: Mobil terlihat terbakar setelah serangan rudal Rusia, saat serangan Rusia berlanjut, di Kyiv, Ukraina 10 Oktober 2022. (REUTERS/GLEB GARANICH) Perbesar

Foto: Mobil terlihat terbakar setelah serangan rudal Rusia, saat serangan Rusia berlanjut, di Kyiv, Ukraina 10 Oktober 2022. (REUTERS/GLEB GARANICH)

Bogordaily.net – Rusia makin ganas serang Ukraina. Perang itu semakin parah dan mengerikan. Bukannya melandai Rusia justru terus menggencarkan serangannya untuk mengalahkan pasukan Ukraina.

Staf angkatan bersenjata Ukraina melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, Rusia telah melancarkan lima serangan roket ke daerah berpenduduk di wilayah Kharkiv dan Donetsk.

Kemudian Rusia juga dilaporkan meluncurkan sekitar 45 serangan dari sistem salvo roket ke posisi pasukan Ukraina.

Sementara itu, di wilayah Siver, daerah perbatasan wilayah Bryansk dan Kursk, Rusia terus melakukan aksi demonstrasi dan provokatif.

“Musuh menembakkan artileri roket dan laras di area pemukiman Semenivka di wilayah Chernihiv dan Novovasylivka, Kustyne, Druzhba, Vilna Sloboda, dan Shalygine di wilayah Sumy,” kata staf angkatan bersenjata Ukraina, dikutip dari Glavcom pada Rabu 23 November 2022.

Tak hanya itu, Rusia juga dilaporkan tengah menyerang daerah perbatasan wilayah Belgorod. Staff angkatan Ukraina mengatakan bahwa Rusia menahan sekelompok pasukan untuk melakukan aksi demonstrasi.

“Posisi pasukan kami secara berkala ditembaki dengan mortir dan artileri laras. Area pemukiman Strelech, Hlyboke, Krasne, Izbytske dan Ohirtseve di wilayah Kharkiv dibombardir,” kata staf angkatan bersenjata Ukraina itu.

Selain itu, sebagai bentuk pertahanan, pasukan Ukraina melakukan upaya untuk menyusup ke kelompok subversif dan intelijen di wilayah pemukiman Staritsa.

Disamping itu, Kepala Eksekutif Ukrenergo Volodymyr Kudrytskyi juga menyampaikan bahwa saat ini di Ukraina hampir tidak ada stasiun termal atau pembangkit listrik tenaga air yang selamat dari serangan Rusia.

“Skala kehancurannya sangat besar. Di Ukraina ada defisit pembangkit listrik. Kami tidak dapat menghasilkan energi sebanyak yang dapat digunakan warga,” ujar Kudrytskyi dikutip dari The Guardian, Rabu 23 November 2022.

Lebih lanjut Kudrytskyi mengatakan bahwa Ukraina dapat menghadapi pemadaman listrik dalam jangka waktu yang lama. Kemudian dia menyebut bahwa pihaknya akan memberikan sejumlah bantuan untuk warga Ukraina selama musim dingin.

Rangkaian Peristiwa Perang Rusia vs Ukraina Hari Ke- 273:
–G7 segara umumkan batas harga ekspor minyak
Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan bahwa G7 akan segera mengumumkan batas harga ekspor minyak Rusia.

– Diskusi penetapan batasan harga ekspor minyak Rusia akan segera digelar
Departemen Keuangan Amerika Serikat pada hari Selasa 22 November 2022 mengatakan bahwa G7 termasuk Amerika Serikat, bersama dengan UE dan Australia dijadwalkan untuk menerapkan batasan harga pada ekspor minyak Rusia melalui laut pada 5 Desember. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari sanksi yang dimaksudkan untuk menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina.

– Ukraina disebut akan hidup tanpa listrik hingga Maret 2023
Pejabat Ukraina mengatakan bahwa warga Ukraina kemungkinan akan hidup dengan pemadaman listrik setidaknya sampai akhir Maret 2023.

– Pemerintah Ukraina mulai beri bantuan evakuasi gratis
kepala penyedia energi utama Ukraina melaporkan bahwa pemerintah Ukraina mulai memberikan bantuan evakuasi gratis bagi orang-orang di Kherson ke daerah lain

– Ukraina akan panggil Dubes Hungaris
Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan bahwa Kyiv akan memanggil duta besar Hungaria untuk memprotes perdana menteri Viktor Orbán yang pergi ke pertandingan sepak bola dengan mengenakan syal yang menggambarkan beberapa wilayah Ukraina sebagai bagian dari Hongaria.

– Gazprom Rusia mengancam akan menghentikan aliran gasnya ke Eropa melalui Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan, raksasa energi milik negara Rusia itu mengatakan bahwa beberapa aliran gas yang disimpan di Ukraina sebenarnya dimaksudkan untuk Moldova. Kemudian Kyiv dituduh menghalangi pengiriman 52,52 juta meter kubik dari transit ke Moldova.***

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 
Artikel ini telah dibaca 13,100 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Deretan Penjara Termewah di Dunia, Ada Tempat Spa

3 Desember 2022 - 14:57 WIB

penjara termewah di dunia

Penyebab Followers Pengguna Twitter Alami Penurunan, Ternyata Karena Ini

2 Desember 2022 - 15:58 WIB

penurunan followers twitter

Perdana Menteri Spanyol Diteror Bom Surat

2 Desember 2022 - 11:50 WIB

Rumput Laut Baru Ditemukan di Perairan Dalam Antartika

1 Desember 2022 - 20:06 WIB

rumput laut antartika

Rayakan Kemenangan AS, Warga Iran Ditembak Mati

1 Desember 2022 - 12:23 WIB

bunuh diri di Mal Kuningan

PM Malaysia Anwar Ibrahim Belum Juga Punya Kabinet

1 Desember 2022 - 11:39 WIB

Trending di Internasional