Monday, 22 April 2024
HomeNasionalPotensi Badai Dahsyat 28 Desember 2022, Ini Penjelasan BMKG

Potensi Badai Dahsyat 28 Desember 2022, Ini Penjelasan BMKG

Bogordaily.netKabar di Jabodetabek pada 28 Desember 2022 mengegerkan. Akibat kabar ini Pemda DKI sampai mengeluarkan himbauan WFH.

Pemerintah DKI Jakarta meminta agar para pekerja kembali WFH alias bekerja di rumah untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan atas kekhawatiran kabar tersebut.

Lantas seperti apa sebenarnya kabar mengenai hal tersebut. Benarkah begitu menyeramkan dan berbahaya?

Berikut ini akan diulas dan dijelaskan mengenai fenomena tersebut dari kaca mata BRIN dan BMKG.

Peneliti klimatologi BRIN Erma Yulihastin memaparkan potensi hujan ekstrem hingga badai dahsyat yang terjadi pada 28 Desember 2022 di wilayah Jabodetabek. BMKG pun memiliki prediksi berbeda dari Erma.

“Istilah badai, terminologi badai itu kurang lebih merupakan siklon tropis, jadi pusaran angin yang kencang yang juga mengakibatkan hujan ekstrem, badai itu. Itu dideteksi akan terjadi tadi di wilayah sebelah utara Papua, dan juga sedang berproses, tapi kemungkinan terjadi katanya rendah di wilayah selatan barat Indonesia, itu maksudnya badai sesungguhnya,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat jumpa pers seperti dilihat di YouTube BMKG, Selasa (27/12/2022).

Menurut Dwikorita, BMKG memprediksi wilayah Jabodetabek memang akan terjadi hujan ekstrem namun bukan badai. Hujan esktrem juga diperkirakan terjadi pada 30 Desember 2022 mendatang.

“Hujan ekstrem nggak harus berupa badai, dan hujan ekstrem diprediksi, dimulai… jadi trennya udah terlihat sejak 21 Desember dan trennya semakin meningkat di (tanggal) 29, jadi hujan lebat, bukan pusaran, istilah badai kan pusaran, pusaran angin dan termasuk hujan lebat. Kalau Jabodetabek itu 28 Desember masih belum ada merahnya, yang dikhawatirkan Jawa Tengah dan Laut Jawa,” ucap Dwikorita.

Dwikorita mengatakan besok di wilayah Jabodetabek masih kategori aman. Dia mengatakan intensitas hujan besok adalah hujan ringan hingga sedang.

“Nah Jawa Barat atau Jabodetabek itu 28 Desember masih hijau, jadi insyaallah tidak, jadi hijau itu sedang, ringan sampai sedang,” katanya.

Dwikorita memastikan BMKG dan BRIN hingga saat ini bekerja sama untuk memodifikasi cuaca.

“Tentang masalah potensi esktrem ini justru kami sedang kerja sama BRIN, kerja sama menerapkan teknologi modifikasi cuaca yang kiat mencoba awan hujan masuk ke darat, membuat hujan itu lebat atau ekstrem itu dapat dipaksa turun di laut Jawa atau di wilayah luar pemukiman, atau misal di danau atau waduk,” katanya.

“Jadi insyaallah menurut prediksi ini justru Jawa Barat, Jabodetabek, sampai 28 Desember insyaallah masih bisa dikendalikan, masih relatif aman, baru mulai 29 itu mulai diwaspadai menurut prediksi kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, meminta semua pihak berhati-hati dalam penggunaan istilah. Dia memastikan hujan esktrem dan badai itu berbeda.

“Saya ingin perkuat Kepala BMKG bahwa hati-hati dalam penggunaan istilah, dalam berita beredar ada istilah badai, serangan badai, mungkin perlu diluruskan, ini adalah hujan lebat, kalau kita lihat ada legendanya,” kata Guswanto.

 

Cuaca Jabodetabek Masih terkendali

Guswanto lantas menampilkan peta cuaca Indonesia. Ungkapan, serangan badai besar itu pernyataan yang berlebihan

“Jadi prakiraan yang disampaikan itu lebih dari perkiraan, jadi BMKG menyampaikan nanti tanggal 30 prakiraan kita, dasar kita menyampaikan tanggal 30 kemungkinan cuaca buruk melanda Indonesia di wilayah Jawa Barat, Jabodetabek hujan ekstrem di atas 150,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab, dia menyatakan dari permodelan BMKG, Jabodetabek akan diguyur hujan lebat pada 30 Desember 2022. Menurutnya, Rabu (28/12) dan Kamis (29/12) wilayah Jabodetabek belum diguyur hujan lebat, namun dia meminta warga tetap waspada.

Melengkapi, bahwa Jabodetabek memang potensi hujan dari hasil pemodelan itu potensi di tanggal 30 Jabodetebek memang sangat lebat. Sementara (tanggal) 28 sendiri masih kategori ringan hingga sedang, (tanggal) 29 juga masih sedang dan intensitas hujan cenderung di laut, laut Jawa, laut Jabodetabek.singkatnya ini yang perlu jadi waspada di tanggal 30, tapi bukan berarti tanggal 28-29 nggak hujan, ada hujan tapi intensitasnya sedang,” jelas Fachri.

Demikian ulasan dan penjelasan mengenai .***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here