Hakordia 2022: Plt Bupati Bogor Sebut Dirinya Harus Jadi Simbol Perubahan

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa, BMKG: Terjadi di Kepulauan Talaud Sulut dan China Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 30 Januari 2023 Jadwal Layanan SIM Keliling di Kota Bogor, Senin 30 Januari 2023 Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Senin, 30 Januari 2023 Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023

Kabupaten Bogor · 9 Dec 2022 18:13 WIB

Hakordia 2022: Plt Bupati Bogor Sebut Dirinya Harus Jadi Simbol Perubahan


 Hakordia 2022: Plt Bupati Bogor Sebut Dirinya Harus Jadi Simbol Perubahan Perbesar

IIMS

Bogordaily.net – Acara puncak Hari Peringatan Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022 menjadi momentum evaluasi Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah (Pemda), pada Jumat, 9 Desember 2022.

Seperti berita yang beredar, Kabupaten Bogor sudah dua kali terjerat kasus korupsi dalam masa jabatan Bupati Bogor periode 2013-2018 Rachmat Yasin dan Ade Yasin periode 2019-2022. Keduanya ditangkap KPK saat menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bogor.

Iwan mengungkapkan, bahwa hal itu menjadi tanggungjawabnya untuk mengedepankan integritas dan transparansi. Dirinya menyebut saran serta saran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dijalankan.

“Ini beban berat untuk saya. Sebagai Plt ini harus punya integritas, dan saya dengan sekda serta jajaran, ayo kita kerja dengan mengedepankan integritas, transparansi. Serta, saran dan arahan dari KPK kita ikuti,” ungkap Iwan Setiawan menyampaikan pesan memperingati Hakordia 2022.

Pihaknya menyebut, kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten menjadi pekerjaan rumah yang harus dibersihkan oleh kepemimpinannya. Sebab, kata dia, untuk mengembalikan kepercayaan publik harus dibangun simbol perubahan.

“Saya harus jadi simbol perubahan jajaran ke bawah. Apapun yang dicurigai, Plt. Bupati dan jajaran kebawah harus berubah,” pungkas Iwan.

Menurutnya, tindak pidana korupsi yang menjadi catatan KPK yakni rotasi mutasi serta penyelenggaraan dan penggunaan barang dan jasa kerap menjadi sasaran.

“Melihat dari strukrur permasalahan yang domainnya ada di KPK, satu tentang rotasi dan mutasi jabatan itu rentan dari kasus-kasus,” katanya kepada Bogordaily.net.

Tak hanya itu, kata dia perihal perizinan sebaiknya jangan ditutupi dan harus dilaporkan agar tidak menimbulkan pelanggaran.

“Saya mengingatkan kepada semuanya jangan main-main terhadap perizinan. Kami harus tahu terkait laporan perizinan itu,” terangnya menegaskan.*

Mutia Dheza Cantika

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Fakta Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Ini Penjelasan Sekolah dan Polisi!

30 January 2023 - 16:42 WIB

Fakta Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Ini Penjelasan Sekolah dan Polisi!

Geger, Kabar Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Disdik Kabupaten Bogor Tebar Surat Edaran ke Sekolah

30 January 2023 - 16:21 WIB

Geger, Kabar Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Disdik Kabupaten Bogor Tebar Surat Edaran ke Sekolah

Bahaya OTK, Dua Pemuda Ditodong Celurit di Gunung Sindur

30 January 2023 - 16:00 WIB

Bahaya OTK

BKPSDM Kabupaten Bogor Sebut 100 ASN Bakal Dilantik Bulan Februari

30 January 2023 - 15:34 WIB

BKPSDM Kabupaten Bogor

Yara Pottery Studio, Tempat Belajar Seru Membuat Gerabah

30 January 2023 - 15:23 WIB

Yara Pottery Studio

HIMPRO BKI IUQI Bogor Gelar Multiple Intelligence Test

30 January 2023 - 11:19 WIB

HIMPRO BKI IUQI Bogor melaksanakan Multiple Intelligence Test (MIT)
Trending di Kabupaten Bogor