Satpam Kecewa, PT Kahuripan PHK Lewat Surat Kantor Pos

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa, BMKG: Terjadi di Kepulauan Talaud Sulut dan China Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 30 Januari 2023 Jadwal Layanan SIM Keliling di Kota Bogor, Senin 30 Januari 2023 Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Senin, 30 Januari 2023 Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023

Kabupaten Bogor · 9 Dec 2022 12:36 WIB

Puluhan Satpam Kecewa, PT Kahuripan PHK Lewat Surat Kantor Pos


 Puluhan satpam melakukan demonstrasi di Perumahan Kahuripan atas pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kemang Bogor, Jumat 9 Desember 2022. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Puluhan satpam melakukan demonstrasi di Perumahan Kahuripan atas pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kemang Bogor, Jumat 9 Desember 2022. (Istimewa/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – PT Kahuripan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan satpam yang selama ini telah bekerja untuk menjaga area Perumahan Kahuripan di Kemang Bogor dengan cara melewati kantor Pos Indonesia.

“Para satpam ini masih sedang bekerja mendapatkan surat PHK dari kantor POS ke rumah. Tentu ini tidak etis pemberitahuan PHK lewat kantor pos kenapa tidak langsung,” kata salah seorang Satpam, yang namanya enggan disebutkan saat melakukan aksi Demontrasi.

Sementara itu, sebelumnya Koordinator Aksi Asep Dedi Mulyadi sekaligus penanggungjawab aksi menuntut perusahaan menerapkan sesuai anjuran Pemerintah Kabupaten Bogor yakni upah UMK Rp 4,2 Juta.

“Tuntutan kami bayarkan selisih pembayaran pada tahun 2022 dan tolak PHK. Itulah yang menjadi alasan satpam Kahuripan melakukan aksi karena pihak manajemen tidak ada itikad baik sampai saat ini,” kata Asep Dedi Mulyadi kepada wartawan.

Dedi mengatakan, selama ini puluhan Satpam yang melakukan aksi hari ini hanya mendapatkan upah Rp 2,1 juta dan itu di bawah UMK sempat menuntut kenaikan gaji, namun pemutusan hubungan kerja yang malah diterima.

“Sedangkan anjuran dinas terkait harus sesuai UMK yang sudah jelas ada SK dari gubernur Jabar,” katanya.

Tidak hanya itu satpam yang diPHK merasa kecewa lantaran pihak perumahan melakukan pergantian yayasan dan malah menerima ratusan satpam yang baru.

“Untuk digantikan oleh yayasan, tetapi kami menemukan cacat hukum, karena perusahaan ini tak punya peraturan perusahaan atau disebut cacat hukum.

Dedi mengatakan, jika tuntutan itu tidak dikabulkan pihaknya akan terus melakukan aksi yang lebih besar selama satu bulan.

Sementara itu, GM Manajemen PT Kahuripan Malim Purban tidak menampik bahwa pemutusan hubungan kerja itu dilakukan melalui kantor Pos.

“Surat pemutusan hubungan kerja kami lakukan lewat Kantor pos beserta rincian pengsangon yang didapat, tapi kami juga di sana menawarkan untuk kerja kembali ke yayasan yang menaungi security terlatih dan profesional,” ungkapnya. (Ruslan)

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Fakta Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Ini Penjelasan Sekolah dan Polisi!

30 January 2023 - 16:42 WIB

Fakta Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Ini Penjelasan Sekolah dan Polisi!

Geger, Kabar Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Disdik Kabupaten Bogor Tebar Surat Edaran ke Sekolah

30 January 2023 - 16:21 WIB

Geger, Kabar Penculikan Anak di Gunung Sindur Bogor, Disdik Kabupaten Bogor Tebar Surat Edaran ke Sekolah

Bahaya OTK, Dua Pemuda Ditodong Celurit di Gunung Sindur

30 January 2023 - 16:00 WIB

Bahaya OTK

BKPSDM Kabupaten Bogor Sebut 100 ASN Bakal Dilantik Bulan Februari

30 January 2023 - 15:34 WIB

BKPSDM Kabupaten Bogor

Yara Pottery Studio, Tempat Belajar Seru Membuat Gerabah

30 January 2023 - 15:23 WIB

Yara Pottery Studio

HIMPRO BKI IUQI Bogor Gelar Multiple Intelligence Test

30 January 2023 - 11:19 WIB

HIMPRO BKI IUQI Bogor melaksanakan Multiple Intelligence Test (MIT)
Trending di Kabupaten Bogor