Bogordaily.net – Kondisi jalan provinsi penghubung antara kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi tepatnya Kampung Ciderum RT 02/RW 06, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, begitu sangat membahayakan karena TPT (Tembok Penahan Tanah) mulai terkikis akibat adanya intensitas hujan yang terus menerus, sehingga tembok penahan tanah terancan amblas.
ADVERTISEMENT
Hal itu diungkapkan oleh Staff BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin. Menurutnya, dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil serta bagian TPT (Tembok Penahan Tanah) yang amblas dan jebol disebabkan aliran kali Cikareteg meluap.
“Sehingga tanah longsor dan jalan provinsi penghubung atara kabupaten Bogor dan kabupaten Sukabumi mengalami keretakan dan terancam amblas,” kata Jalaludin saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Minggu 4 Desember 2022.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Kemudian kata dia, akses Jalan Provinsi tersebut hingga saat ini masih dilalui oleh pengendara dan telah dipasang garis polisi untuk mengantisipasi terjadinya korban.
“Saat ini akses jalan provinsi penghubung antara kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi masih dilewati oleh warga, serta sudah dipasang police line dan kayu untuk memblokade jalan yang terancam amblas,” jelasnya.
Sebelulmnya, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko menjelaskan, pihaknya telah melakukan asessment kebencanaan dan pemantauan tanah longsor di Jalan Raya Cikereteg.
Lanjutnya, diperkirakan analisis di lapangan, jalan tersebut terancam amblas dan terjadi longsoran pada bagian pinggir jalan.
“Rincian panjang sekitar 60 meter dan tinggi sekitar 30 meter, serta bagian jalan raya panjang sekitar 45 meter dan lebar 30 meter,” ujar Aris.*
(Albin Pandita)