Bogordaily.net– Pendarahan yang terjadi pada otak merupakan kondisi yang sangat umum terjadi dan dapat menyerang siapa pun. Melansir laman Hellosehat.com, pendarahan otak adalah salah satu jenis stroke yang disebut juga dengan istilah brain hemorrhage. Penyakit ini terjadi saat pembuluh arteri pada otak pecah dan menyebabkan jaringan otak iritasi dan bengkak, atau disebut juga dengan cerebral edema.
Darah akan menggenang dan menggumpal serta bisa menekan jaringan otak, hingga memengaruhi aliran darah di sekitarnya. Aliran darah tidak lancar, membuat sel-sel di otak tidak mendapatkan oksigen dan makanan. Akhirnya, sel-sel otak rusak dan mati.
Lalu apa saja tanda-tanda dan gejala pendarahan otak? Tanda-tanda dan gejala yang muncul pada kondisi ini biasanya beragam tergantung pada lokasi, tingkat keparahannya, dan seberapa banyak jaringan otak yang terdampak.
Selain itu, gejala–gejala lain mungkin akan muncul secara mendadak atau berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Gejala yang paling umum muncul adalah sakit kepala, gangguan penglihatan, serta keseimbangan tubuh yang bermasalah.
Berikut tanda-tanda dan gejala yang paling umum ditemukan pada pasien pendarahan otak:
– Sakit kepala parah yang tiba-tiba
– Kelemahan pada lengan atau kaki
– Mual, muntah
– Kesulitan berbicara atau mengerti pembicaraan
– Kesulitan menelan
– Kesulitan menulis atau membaca
– Gangguan pada penglihatan pada salah satu atau kedua mata
– Kehilangan keseimbangan dan koordinasi, pusing
– Apatis, mengantuk
– Kehilangan kesadaran
– Linglung, mengigau
– Indera pengecap yang tidak berfungsi normal
Selain yang disebutkan di atas, kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala lain. Apabila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, segera konsultasi dengan dokter.***