Bogordaily.net – Disebut tak bisa dipercaya, HYBE secara terbuka meminta pemegang saham minoritas SM Entertainment untuk mengganti direksi baru mereka, Jum’at 24 Februari 2023.
HYBE meminta agar ditunjuk hak suara pemegang saham minoritas menjelang rapat umum SM Entertainment bulan depan. Yang dipertaruhkan pada pertemuan mendatang adalah mengubah Anggaran Dasar perusahaan sehingga mencerminkan standar dan rekomendasi ESG Korea, serta auditor dan direktur untuk manajemen baru.
“SM Entertainment merupakan pionir Korean Entertainment yang memimpin Hallyu Wave dan kini berada di jurang persaingan 3 label musik besar dunia. Untuk mencapai hal ini, sangat penting untuk mewujudkan struktur tata kelola yang patut dicontoh dengan para eksekutif yang profesional, independen, dan memiliki integritas,” tulis HYBE, dikutip dari Panncafe.
Baca juga : Isi Surat Terbuka HYBE, Umumkan Jadi Pemegang Saham Terbesar SM Entertainment
HYBE lebih lanjut menyatakan, bahwa kegagalan Like Planning Lee Soo Man adalah bukti bahwa manajemen saat ini tidak dapat dipercaya. Sebelumnya , bahwa Lee Soo Man menerima royalti yang besar melalui perusahaan konsultannya, Like Planning.
HYBE juga dikabarkan merekomendasikan agar SM Entertainment mendelegasikan hak suaranya mereka kepada dewan direksi yang direkomendasikan HYBE, daripada dewan direksi saat ini.
Baca juga : HYBE Pemilik Saham Terbesar di SM Entertainment, Capai 5 Triliun
“Ada pertanyaan yang diajukan tentang legalitas dan kepatuhan dalam proses penerbitan saham baru dan obligasi konversi,” pernyataan HBYE.
Dewan direksi yang direkomendasikan HYBE adalah COO HYBE America Lee Jae Sang, CLO Jung Jin Soo HYBE, dan Kepala Perencanaan Manajemen HYBE, Lee Jin Hwa.***