Thursday, 3 April 2025
HomeKabupaten BogorBojonggede Bakal Punya Underpass, Siap-Siap Wilayah Ini Kena Pembebasan Lahan

Bojonggede Bakal Punya Underpass, Siap-Siap Wilayah Ini Kena Pembebasan Lahan

Bogordaily.net– akan memiliki . Pembangunan di Perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Bojonggede ini pun memasuki tahap perencanaan. Proyek pembangunan ini nantinya akan diawali dengan pembebasan lahan terlebih dahulu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Kepala Desa Bojonggede Dede Malvina mengatakan, terdapat tiga Rukun Warga (RW) di kawasan tersebut yang akan terkena pembebasan lahan dalam pembangunan. Terkait sistem pembebasan lahan tersebut, Dede menyebut lahan warga yang terkena imbas dari pembangunan akan dibayarkan secara langsung dengan proses sosialisasi dan pengarahan oleh pihaknya.

“Yang terdampak dari pembangunan hanya 3 RW yakni RW 24, 06, dan 10. Jadi pembebasan lahan itu dibeli nanti, warga bisa pindah ke mana saja. Desa di sini hanya melakukan sosialisasi kepada warga,” ujar Dede Malvina, Jumat, 10 Maret 2023.

Menurut Dede, proyeksi ini merupakan perjuangan yang cukup panjang sejak tahun 2019, hal tersebut harus tertunda karena pandemi Covid-19. Menurutnya, perlintasan KRL itu sangat dibutuhkan atas dasar kemanusiaan.

Baca Juga: Tahap I Sky Bridge Bojonggede Rampung, Kapan Pembangunan Tahap II?

“Sudah lelah dengan ibu hamil di dalam mobil ambulans yang harus menunggu karena kemacetan atau orang sakit di  ambulans harus terlambat ke rumah sakit cuma gara-gara antrian di pintu kereta. Tapi kita memang tidak bisa menyalahkan,” ungkapnya.

Rencananya, kata dia, pembangunan itu sendiri mulai dari Lapangan Siaga ke Villa Asia. Jika digambarkan seperti Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor atau Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Jadi itu dari Lapangan Siaga ke stasiun Bojonggede, dia akan puter arah masuk lewat keluar Villa Asia gitu,” imbuhnya.

Kepala Dishub Kabupaten Bogor Agus Ridho
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridho. (Mutia/Bogordaily.net)

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengatakan, pembangunan perlintasan KRL tersebut merupakan upaya memecahkan persoalan kemacetan dan juga meminimalisir angka kecelakaan yang akan membahayakan nyawa banyak orang.

“Kita tahu sendiri dari pagi sampai malam macetnya luar biasa. Jadi kalau misalkan ini tidak dibangun akan menjadi permasalahan terus menerus dan membahayakan masyarakat. Makanya kita antisipasi,” ujar Agus Ridho kepada Bogordaily.net.

Pembebasan lahan kata dia, adalah tahapan awal untuk memulai proses pembangunan yang nantinya akan dibangun oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Kalau secara tahapannya harus ada pembebasan lahan dulu. Mudah-mudahan pemerintah Kabupaten Bogor bisa segera menganggarkan. Setelah itu baru pembangunan dari pihak BPTJ,” jelas dia.(Mutia Dheza Cantika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here