Thursday, 3 April 2025
HomeEkonomiKenapa SBV (Silicon Valley Bank) Bangkrut? Ini Penyebabnya!

Kenapa SBV (Silicon Valley Bank) Bangkrut? Ini Penyebabnya!

Bogordaily.net – Kenapa SBV (Silicon Valley ) ? Kebangkrutan raksasa ini menggemparkan dunia.

Silicon Valley (SVB) adalah yang telah lama menjadi pemberi pinjaman khusus bagi para startup di Silicon Valley dan seluruh dunia.

Namun, pada hari Jumat 10 Maret, SVB Financial Group dan hal ini telah mengguncang pasar global, serta menyandera miliaran dolar dana perusahaan dan investor.

Krisis keuangan yang dialami oleh SVB ini, terutama akibat krisis modal yang melanda dalam waktu 48 jam terakhir, sangatlah memilukan.

Terkait dengan hal ini, SVB Financial Group dilaporkan sedang berusaha untuk mengumpulkan sejumlah dana agar dapat menangani krisis tersebut.

Kepanikan dan kegugupan yang terjadi setelah kehancuran SVB Financial Group ini dipicu oleh komunitas modal ventura yang selama ini telah dilayani dan dipelihara oleh SVB.

Dalam jangka waktu 40 tahun, SVB telah menjadi pemberi pinjaman terbesar dan sangat terkemuka bagi para startup, namun sayangnya, akhir dari semuanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Baca Juga: Naik, Berikut Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 13 Maret 2023

Krisis keuangan yang terjadi pada SVB Financial Group ini adalah yang terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah perbankan Amerika Serikat, bahkan menjadi yang terbesar kedua sepanjang sejarah negara tersebut, setelah krisis keuangan yang terjadi pada tahun 2008.

Penyebab Kenapa SBV Silicon Valley

Kebangkrutan terbesar di Amerika Serikat ini dimulai pada Rabu malam, ketika secara mengejutkan mengumumkan kepada para investor bahwa perusahaan perlu mengumpulkan sejumlah dana sebesar US$2,25 miliar agar dapat menopang neraca keuangannya.

Akar dari keruntuhan SVB Financial Group berasal dari dislokasi. Ketika klien pemula menarik simpanan mereka agar dapat menjaga perusahaan mereka tetap bertahan di lingkungan untuk IPO dan penggalangan dana pribadi, SVB mendapati dirinya kekurangan modal.

Sebagai akibatnya, bank tersebut terpaksa untuk menjual semua obligasi yang tersedia untuk dijual dengan kerugian sebesar US$1,8 miliar.

Kebutuhan akan modal segar yang mendesak, yang muncul setelah bank Silvergate yang berfokus pada crypto mengalami kehancuran, memicu gelombang penarikan deposit dari SVB pada Kamis.

Kejadian ini terjadi karena para venture capitalist (VC) menginstruksikan perusahaan portofolio mereka untuk memindahkan dana dari SVB.

Hal ini diketahui, para pelanggan SVB menarik simpanan mereka sebesar US$42 miliar pada akhir Kamis.

Pada saat penutupan bisnis hari itu, SVB memiliki saldo kas negatif sebesar US$958 juta, menurut pengarsipan, dan gagal mendapatkan jaminan yang cukup dari sumber lain.

Mantan karyawan SVB yang meluncurkan dananya sendiri pada tahun 2018, yaitu Falvey, menunjuk pada sifat komunitas investasi teknologi yang sangat saling berhubungan sebagai alasan.***

Copy Editor: Riyaldi

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here