Wednesday, 19 June 2024
HomeBeritaUpdate Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: Korban Tewas 17 Orang, 8 Masih Hilang

Update Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: Korban Tewas 17 Orang, 8 Masih Hilang

Bogordaily.net– Berikut update yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang di Kecamatan Koja, . Hingga Sabtu, 4 Maret 2023, jumlah korban meninggal dunia akibat Depo Pertamina Plumpang mencapai 17 orang dan korban luka-luka dilaporkan mencapai 50 orang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan pihaknya bersama Kodam Jaya akan mendirikan posko darurat bagi korban. Hal ini disampaikan Fadil saat meninjau langsung lokasi bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto.

“Sudah disampaikan tadi sama Pangdam kita buat posko,” kata Fadil di lokasi  kejadian, Jumat, 3 Maret 2023 malam seperti dikutip dari Suara.com.

Fadil menjelaskan didirikannya posko ini untuk menampung para korban yang terdampak. Di samping itu juga untuk mempermudah konsolidasi antar personel dan tim SAR gabungan.

“Sama-sama memberikan pertolongan untuk konsolidasi personel dan sebagainya,” sambungnya.

Para korban telah dievakuasi ke RS Pelabuhan, RSUD Koja, dan RS Mulya Sari.

Sementara itu delapan orang berada dalam status hilang saat terjadi peristiwa pipa bahan bakar minyak di Depo Plumpang.

Baca Juga: Korban Kebakaran Pertamina Plumpang: 13 Tewas, Puluhan Luka-luka

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Rizal dikutip Suara.com dari kantor berita Antara, mengatakan lokasi peristiwa merupakan pemukiman padat penduduk yang berpotensi menimbulkan korban cukup banyak.

mengakibatkan terbakarnya pemukiman warga di Jalan Tanah Merah Bawah, RT 12 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja.

Insiden pipa bahan bakar minyak terjadi sekitar pukul 20.16 WIB, Jumat 3 Maret 2023. Kobaran api membumbung tinggi dan membuat langit di sekitar lokasi kejadian menjadi gelap tertutup asap hitam. Warga berlarian menyelamatkan diri ke berbagai tempat aman, di antaranya markas PMI Jakarta Utara yang berada tidak jauh dari pemukiman.

Di sisi lain, Pertamina menyatakan berkomitmen untuk memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat yang terdampak dalam Depo Pertamina Plumpang.

Penanganan terhadap korban Depo Pertamina Plumpang menjadi prioritas Pertamina.

Pertamina menyatakan bergerak cepat dan fokus dalam memberikan penanganan terbaik untuk korban dari petaka yang terjadi akibat terbakarnya pipa penyaluran Bahan Bakar Minyak atau BBM di Koja, Jakarta Utara.

“Pertama-tama kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami memohon maaf atas kejadian ini. Pertamina akan terus mengawal penanganan korban dan proses penyelidikan,” ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, Sabtu, 4 Maret 2023.

Pertamina berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh terhadap korban, termasuk biaya pengobatan untuk para korban.

Selain itu, tim Pertamina Patra Niaga juga secara intens bahu-membahu bekerja sama dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Kapolda, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melakukan evakuasi warga dan bantuan bagi pengungsi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here