Saturday, 13 April 2024
HomeKota BogorBeri Peringatan, Imigrasi Bogor Minta WNA Penghalang Ambulance Taati Aturan

Beri Peringatan, Imigrasi Bogor Minta WNA Penghalang Ambulance Taati Aturan

Bogordaily.net Saudi Arabia berinisal TM yang menghalangi ambulance pembawa pasien telah diperiksa dan diwawancarai terkait keberadaan dan kegiatannya selama di Indonesia oleh Kelas I Bogor.

“Langkah pertama, kita lakukan wawancara dengan pihak penjamin dari tersebut, terkait keberadaannya serta kegiatannya selama di Indonesia,” papar Kepala Kelas I Bogor, Ruhiyat M Tolib, Kamis, 18 Mei 2023.

Dari hasil wawancara tersebut, menurut Tolib, diketahui bahwa tersebut memiliki istri WNI dengan status mempunyai 3 anak dari hasil pernikahannya dan sebagai tulang punggung dari keluarga tersebut,

yang berasal dari Saudi Arabia yang berinisial TM ini adalah tulang punggung dari keluarga dengan istri WNI dengan 3 anak. Maka kami kaitkan dengan aturan keimigrasian dalam hal setiap orang yang tidak mentaati perundang-undangan,” beber Tolib.

Diberi Peringatan

Artinya, yang bersangkutan tidak mentaati, tapi disisi lain dia sudah diberikan sanksi administrasi langsung. Berupa peringatan agar yang bersangkutan dapat mentaati peraturan dan perundangan – perundangan di Negera Indonesia.

Baca juga : Hadiri Pelepasan Bosowa SMA Bina Insani, Bima Arya Beri Resep Sukses

“Justru kami mengkaji dari sisi lainnya, apa kemanfaatan orang asing ini. Nyatanya, tersebut dan pemgemudi sudah saling memaafkan dan sudah diberikan sanksi adminitrasi berupa tilang, karena ranahnya orang asing, maka diserahkan ke pihak ,” katanya.

Sebagai rasa kemanusiaan dan melihat yang bersangkutan adalah tulang punggung keluarga maka Pihak Imigrasi Kelas I Bogor memberikan peringatan tersebut.

“Jika Imigrasi mendeportasi yang bersangkutan, kalau dari melihat sisi kemanusian, justru melihatnya kepada keluarga yang akan ditinggalkan. Karena penghidupannya mengandalkan dari suaminya (WNA), jika dipisahkan apa yang akan terjadi nantinya,” imbuhnya.

Dan dalam pemberian peringatan tersebut, Menurut M. Tolib, Imigrasi Bogor telah berkoordinasi dan memberikan pemahaman tentang undang – undang dan peraturan yang harus ditaati.

Jadi intinya, pihak Imigrasi dalam kasus ini lebih mengedepankan tindakan tegas tanpa menghilangkan rasa humanis dan kemanusiaan.

“Ya kita kedepankan tindakan secara humanis, apalagi yang bersangkutan baru pertama kali melakukan kesalahan ini, dan kalau dilihat di data kami pun, ini taat ketika memperpanjang ijin tinggal dan yang lainnya. Kecuali, yang bersangkutan kan bukan masuk dalam jaringan narkoba, jaringan terorganisir atau jaringan siber crime sesuai pembuktian itu juga,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here