Saturday, 5 April 2025
HomeBeritaSimak Faktor Resiko Terjadinya Osteoarthritis, Cegah di RS Murni Teguh Ciledug

Simak Faktor Resiko Terjadinya Osteoarthritis, Cegah di RS Murni Teguh Ciledug

Bogordaily.net – Simak faktor resiko terjadinya osteoarthritis atau yang dikenal dengan peradangan kronis di sendi akibat kerusakan pada tulang rawan.

Dokter spesialis orthopedi dan traumatologi dr. Rifki Albana, MMR, SpOT mengatakan, osteoarthritis atau disingkat OA dapat menyerang semua jenis sendi yang sifatnya bisa menopang tubuh dengan beban paling tinggi dalam tubuh.

Baca Juga: STAI Al Hidayah Bogor Berikan Potongan Biaya Kuliah Bagi Mahasiswa Berprestasi

“Contohnya yang paling sering ada di sendi lutut, sendi panggul, engkel juga bisa,” kata dr. Rifki Albana, MMR, SpOT.

Dua Faktor Resiko Osteoarthritis

Ia meyebut, ada dua faktor penyebab munculnya osteoarthritis yakni, primer dan sekunder.

Sedangkan faktor primer kerap sekali terjadi tanpa ada penyebab utamanya.

“Alasan utamanya yang paling sering adalah faktor usia karena produktivitas cairan di sendi dan yang lainnya akan berkurang,” papar dia.

Kemudian, faktor sekunder disebabkan karena adanya penyakit yang mendahului peradangan pada sendi. Contohnya, berawal dari patah tulang.

Gejala Awal Osteoarthritis

Dirinya juga menjelaskan gejala umum osteoarthritis yang sering terjadi.

dr. Rifki Albana, MMR, SpOT mengungkapkan bahwa, penyakit OA ini gejalanya bervariasi dengan berdasarkan pada tingkatannya.

“Pada tahap awal biasanya nyeri-nyeri atau bengkak karena mulai ada peradangan di bagian jaringan sinovial atau yang memproduksi cairan lutut tadi,” tandasnya kepada Bogordaily.net.

Pihaknya mengaku, osteoarthritis ini sangat progresif.

Kata dia, jika dibiarkan terlalu lama maka, akan semakin merusak sendi apabila digunakan dalam porsi yang tidak seharusnya.

“Modifikasi gaya hidup dengan menurunkan berat badan, tidak melakukan aktivitas yang membebani lutut harus dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Pencegahan Osteoarthritis

Pada tahap awal penanganan, dr. Rifki Albana, MMR, SpOT mengatakan, di Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug, pasien akan diberikan pengobatan dengan edukasi terkait hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Kemudian, memberikan arahan untuk melakukan perubahan pola hidup seperti, menganjurkan pasien untuk menurunkan berat badan.

Dalam hal tersebut, pihaknya juga akan bersinergi dengan dokter gizi untuk membantu pasien dalam menjalani proses pengobatan.

Apabila sudah teridentifikasi semakin parah, maka pihaknya akan melakukan proses injeksi pada lutut.

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi nyeri lutut kronis akibat peradangan atau cedera.

“Kita akan berkolaborasi dengan dokter rehabilitasi medik dengan melakukan fisioterapi,” ujarnya.

Di samping itu, apabila selama tiga bulan pasien sudah melakukan proses pengobatan secara berkala tetapi tidak menunjukkan hasil yang signifikan maka, dokter akan menganjurkan untuk melakukan operasi.

“Harapannya setelah dilakukan operasi akan mengembalikan atau membagi fungsi dari lutut pasien tersebut menjadi lurus kembali dan nyerinya berkurang,” pungkasnya.

Kontak dan Media Sosial

Untuk Anda yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait layanan di Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug, silahkan menghubungi nomor 021-7371919 atau 0812-8000-0565.

Lalu, apabila kondisi Anda sudah dalam keadaan darurat, segera hubungi nomer pelayanan telepon di nomor 0821-1010-5775 (Emergency).

Terkait informasi lainnya mengenai Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug, Anda bisa cek di media sosial Instagram @murniteguhciledug, Facebook di murniteguhciledug, TikTok @murniteguhciledug atau YouTubenya di rsmurniteguhciledug. (Mutia Dheza Cantika)

Copy Editor: Riyaldi

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here