Saturday, 5 April 2025
HomeEkonomiBRI Finance Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Perkuat Struktur Pendanaan Ekspansi Bisnis

BRI Finance Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Perkuat Struktur Pendanaan Ekspansi Bisnis

Bogordaily.net –  (“”), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBRI) memperkuat struktur pendanaan melalui penerbitan untuk optimalisasi kinerja, khususnya ekspansi bisnis pembiayaan di segmen konsumer.

BRI siap menggelar penawaran umum II Tahun 2023 pada 30 Juni sampai 4 Juli 2023, dengan penghimpunan dana sebanyak-banyaknya Rp500 miliar.

Perseroan berencana menerbitkan surat utang dalam dua Seri, yaitu Seri A dengan tenor 370 hari kalender dengan rentang kupon penawaran 5,75% – 6,35% dan Seri B dengan tenor tiga tahun dengan rentang kupon penawaran 6,35% – 7,00% sejak tanggal emisi.

Penawaran Awal

Suku bunganya akan ditentukan kemudian. Penawaran awal BRI Finance dimulai pada 14-21 Juni 2023, dengan rencana dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2023.

Pelaksana Tugas Direktur Utama dan Direktur Bisnis BRI Finance, Primartono Gunawan mengatakan, seluruh dana hasil penawaran umum , setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan untuk memperkuat struktur pendanaan ke depan.

“Seluruh dana akan digunakan untuk ekspansi bisnis Perseroan, yakni pemberian fasilitas pembiayaan konsumen, perluasan jaringan dan potensi bisnis dengan dukungan sinergi BRI Group. Selain itu, untuk mendukung keberagaman produk dan layanan, serta transformasi digital berkelanjutan dengan memperluas kolaborasi dengan marketplace dan menyempurnakan proses bisnis,” ujar Primartono, pada Kamis, 15 Juni 2023.

Menurut Primartono, mimpi besar yang ingin dicapai Perseroan adalah menjadi perusahaan multifinance dengan total aset di atas Rp10 triliun pada tahun 2024 dan menjadi One Stop Consumer Finance Services.

Baca juga : KemenKopUKM Rayakan Hari UMKM Nasional 2023 di Surakarta

“Penerbitan ini merupakan salah satu strategi BRI Finance untuk menyeimbangkan komposisi pendanaan jangka panjang dan jangka pendek. Perseroan fokus ke pembiayaan konsumer yang memiliki karakteristik tenor panjang dan suku bunga tetap dengan target menjadi multifinance terdepan dengan total aset di atas Rp10 triliun pada 2024,” paparnya.

Strategi BRI Finance

Strategi yang akan dilakukan oleh Perseroan pada periode 2023-2025 adalah perluasan jaringan kerja, simplifikasi proses, penguatan manajemen risiko, impelmentasi joint financing, dan penguatan sinergi Referral BRI Group.

Selain itu, juga peningkatan produk used car dan fasilitas dana, otomasi perangkat, perluasan coverage area pemasaran, dan sinergi serta cross-selling melalui digital platform dari BRI Group ke BRI Finance.

Dalam aksi korporasi ini, BRI Finance telah menggenggam rating idAA alias double A dari lembaga pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Adapun penjamin pelaksana emisi dari BRI adalah PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT BCA Sekuritas, sementara wali amanat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Sebagai informasi, pada tahun 2022, total aset BRI Finance tumbuh 39,7% menjadi Rp7,3 triliun, dari Rp5,2 triliun pada tahun 2021.

Adapun pembiayaan Perseroan naik 37,2%, dari Rp3,7 triliun pada 2021 menjadi Rp5,1 triliun pada 2022.

Dari total pembiayaan tersebut, pembiayaan konsumer naik 56,6% secara year-on-year (yoy), menjadi Rp3,4 triliun dari Rp2,2 triliun. Pembiayaan komersial juga tumbuh 13,3% menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,2 triliun.

Sementara, piutang pembiayaan Perseroan mencapai Rp6,5 triliun atau naik 41,6% dari posisi Desember 2021 sebesar Rp4,6 triliun. Total ekuitas Perseroan naik 7,6% dari Rp1,1 triliun pada 2021 menjadi Rp1,2 triliun pada 2022.

Sepanjang tahun 2022, BRI Finance membukukan pendapatan sebesar Rp890,5 miliar, meningkat 45,4% secara yoy, dari posisi 2021 sebesar Rp612,6 miliar.

Sementara itu, laba bersih BRI Finance mencapai Rp83,8 miliar pada 2022 atau melesat 94% dari Rp43,2 miliar pada 2021.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here