Wednesday, 28 February 2024
HomePolitikPakai Strategi Rahasia! PKB Memingit Cak Imin untuk Pilpres 2024

Pakai Strategi Rahasia! PKB Memingit Cak Imin untuk Pilpres 2024

Bogordaily.net – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memutuskan untuk memingit ketua umum partai mereka, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa .

Keputusan ini bertujuan agar tidak membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan Pilpres 2024.

PKB yakin bahwa akan tetap menjadi pasangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan presiden mendatang.

Baca Juga: Dekan FEB UI: Ekonomi Indonesia Resilien, Waspadai Tahun Politik

“Ya sudah ada pasangannya. Sekarang dipingit,” kata Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, pada Senin (19/6/2023).

Ia melanjutkan, “Terus, kita kan berkoalisi dengan Gerindra. Siapapun lagi kalau bukan pak Prabowo?”

Namun, Gus Jazil, panggilan akrab untuk Jazilul Fawaid, mengungkapkan bahwa keputusan untuk memingit ini belum dikomunikasikan dengan Gerindra.

Keputusan tentang deklarasi pasangan calon presiden dan wakil presiden nantinya akan ditentukan oleh Prabowo dan .

“Enggak, kita memingit. Hanya memingit. Keputusannya ada di tangan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin. Kita tunggu waktu untuk dideklarasikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Jazil menegaskan bahwa PKB sengaja melakukan proses pingit ini untuk mempersiapkan menghadapi Pilpres.

“Jadi DPP PKB memilih opsi untuk memingit Gus Muhaimin terlebih dahulu sebagai persiapan, untuk menghilangkan lelah, memberikan perawatan, agar lebih siap,” tambahnya.

Hasil dari Rapat Pleno

“Tadi sempat ada diskusi yang cukup panas mengenai Pilpres. Akhirnya, dalam rapat pleno DPP, diputuskan bahwa Gus Muhaimin Iskandar akan dipingit mulai hari ini. Artinya, dalam bahasa Jawa, dia tidak boleh bicara mengenai Pilpres,” ungkap Ketua DPP PKB, Yusuf Chudlori, di sela-sela rapat pleno PKB.

Kedepannya, semua hal yang berhubungan dengan Pilpres akan ditangani oleh orang yang ditunjuk oleh .

Menurut Yusuf Chudlori, akan dipersiapkan untuk maju dalam Pilpres 2024.

“Nantinya, tugas tersebut akan diberikan kepada pengurus DPP. Karena Gus Muhaimin seperti pengantin. Menurut tradisi Jawa, pengantin harus memasuki kamar, merapikan diri, dan bersiap-siap,” jelasnya.

Keputusan itu untuk tidak mengizinkan bicara mengenai Pilpres juga didasarkan pada pandangan dari para kiai dan dewan syura PKB.

Keputusan tersebut akan berlaku hingga saat deklarasi pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam koalisi.

“Maka oleh para kiai dan dewan syura DPP, Gus Muhaimin diminta untuk tidak membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan Pilpres,” tambahnya.

Pingit atau menahan untuk tidak membahas Pilpres merupakan strategi yang dilakukan PKB dalam menghadapi Pemilihan Presiden 2024.

Partai ini secara tegas memastikan bahwa Cak Imin akan dipersiapkan secara khusus untuk memasuki arena Pilpres.

Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada Cak Imin untuk fokus pada persiapan dan mempertajam strategi politiknya.

Dalam dunia politik, Pilpres adalah panggung yang sangat penting, di mana segala langkah dan pernyataan harus dipertimbangkan dengan matang.

Dengan memingit Cak Imin dari pembicaraan mengenai Pilpres, PKB berharap dapat menciptakan efek kejutan dan menjaga momentum strategis.

PKB memperhatikan bahwa Pilpres adalah ajang politik yang penuh dengan dinamika dan persaingan ketat, dan mereka ingin memastikan bahwa Cak Imin siap menghadapinya dengan persiapan yang matang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here