Friday, 12 July 2024
HomeKota BogorJadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Pemkot Bogor Kejar Pembangunan Infrastruktur

Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Pemkot Bogor Kejar Pembangunan Infrastruktur

Bogordaily.net–  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama KONI menggelar rakor terkait Porprov Jawa Barat (Jabar) 2026.

Dalam rakor atau rapat koordinasi tersebut dibahas terkait kesiapan sebagai tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026 di Paseban Narayana, Balai .

Meski masih tiga tahun lagi, persiapan terkait infrastruktur menjadi pembahasan utama. Hal ini mengingat menjadi tuan rumah tunggal pada perhelatan bergengsi ini.

“Persiapan sebagai tuan rumah harus dimulai dari sekarang. Kami sudah terima SK Gubernur dan memutuskan hanya sebagai tuan rumah,” ujar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) , Benninu Argoebie.

Benninu mengatakan, sebelumnya ada ketetapan dari KONI Jabar jika tuan rumah Porprov harus di tiga tempat.

Namun, ditunjuk langsung Gubernur Jawa Barat sebagai tuan rumah tunggal.

Sebagai tuan rumah tunggal tetap bisa meminta bantuan dari daerah lainnya yang sifatnya hanya sebagai daerah pendamping.

“Pemkab Bogor sudah menyatakan siap membantu di Porprov dan saat ini kami sedang membentuk Pokja persiapan,” jelasnya.

Anggaran Porprov Jabar 2026

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan dibutuhkan anggaran Rp245 miliar pada saat pelaksanaan Porprov Jabar 2026.

Anggaran ini di luar perbaikan sarana prasarana dan penyelarasan terkait infrastruktur. Ada beberapa poin yang harus segera diprioritaskan Dinas PUPR Kota Bogor. Yakni memastikan lagi dengan Sekda Jawa Barat (Jabar) terkait komitmen dari Pemprov Jabar mengalokasikan Rp100 miliar untuk pembangunan wisma atlet di Kayumanis.

“Sebelum bicara dengan sekda dan gubernur, dalam waktu secepatnya saya mohon BKAD rapatkan segera dengan BPN untuk memastikan status lahan, karena itu dianggap kendala kita,” kata Dedie.

“Kalau bisa minggu ini selesaikan. Minta diprioritaskan dan kita bawa ke Bandung dalam bentuk dokumen atau bukti komitmen dari BPN untuk keluarkan status bidang tanah yang akan kita bangun jadi wisma atlet,” tambahnya.

Dedie menjelaskan, simultan dengan perencanaan pembahasan anggaran yakni kebutuhan terkait akses lahan yang akan dibangun.

Mengingat sudah tidak ada waktu lagi dan hanya ada waktu di tahun ini untuk memastikan akses jalan dari Yun-Yi sampai wisma atlet bisa terbuka di 2023.

“Jadi tidak bisa ditawar menawar lagi karena itu jadi dua syarat alokasi dana dari Pemprov ke Pemkot Bogor dalam rangka dukungan tuan rumah ,” ujarnya

Dedie menambahkan, ada delapan cabor yang akan memanfaatkan kampung atlet kayumanis.

“Bayangkan kalau kita tidak selesai dan siapkan akses di tahun ini, kita gak akan pernah punya lapangan tembak, kolam renang aquatik. Termasuk indoor stadion yang representatif,” tutup Dedie.(Muhammad Irfan Ramadan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here