Thursday, 25 July 2024
HomeKabupaten BogorKetua DPRD Kabupaten Bogor: DLH Wajib Turun ke Ciesek

Ketua DPRD Kabupaten Bogor: DLH Wajib Turun ke Ciesek

Bogordaily.netKetua DPRD , Rudy Susmanto, menegaskan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera turun ke Sungai Ciesek.

Penegasan ini dikatakan Rudi menyusul terjadinya pencemaran Sungai Ciesek akibat pembuangan limbah cair dari restoran, pengusaha catering, dan tempat wisata di Cipayung, Kecamatan Megamendung.

Akan tetapi, hampir sepekan ini belum juga turun ke lokasi maupun memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut

“Apalagi kalau sudah ada pengakuan begitu, DLH wajib segera turun ke sana (Ciesek),” kata Rudy Susmanto, Selasa 10 Oktober 2023.

Rudy pun mencontohkan kasus pencemaran yang terjadi di Sungai Cileungsi. Di mana penanganannya mudah dengan membuat kebijakan-kebijakan.

“Kalau dulu tertutup karena musim hujan tidak kelihatan pembuangan limbahnya, sekarang kan musim kemarau, kenapa tidak mengambil kebijakan. Ada apa? Makanya di (APBD) Perubahan kami buatkan Satgas lingkungannya, dan kajiannya bisa melibatkan IPB, ITB, dan lainnya. Kalau terbukti tapi tidak mau menutup berarti ada sesuatu dengan kalian (DLH),” tegasnya.

Demikian pula dengan kasus pencemaran Sungai Ciesek. “Dengan sungai-sungai lainnya pun bisa dilakukan hal yang sama. DLH harus segera ambil sikap,” tandas Rudy.

Sebelumnya, Manajemen Rumah Makan Alam Sunda di Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, , menyatakan akan memperbaiki sistem pengolahan limbahnya agar tidak mencemari Sungai Ciesek.

“Kami secepatnya siap memperbaiki pengolahan limbah rumah makan, membuat bak kontrol, agar tidak mencemari Sungai Ciesek. Karena kami juga sadar berada di lingkungan masyarakat,” kata Operasional Manager Alam Sunda, Singgih, Jumat petang 6 Oktober 2023.

“Alam Sunda dan Catering pembuangannya sama-sama melalui gorong-gorong itu,” ujarnya didampingi Yusdi, Financial Manager Alam Sunda.

Selain itu, Camat Megamendung beserta Polsek dan Koramil Megamendung telah melakukan sidak dan menegur pengelola restoran serta catering.

Dari hasil sidak ini, Camat Megamendung menemukan bukti-bukti telah terjadi pencemaran ke Sungai Ciesek. Antara lain menyaksikan tumpukan sampah berbagai jenis hingga menemukan gorong-gorong pembuangan limbah.

“Setelah kami telusuri ternyata ada dua jenis limbah. Pertama, sampah-sampah masyarakat seperti plastik bekas kemasan dan lain sebagainya, karena di situ terdapat tempat pembuangan sampah sehingga terbawa ke Sungai Ciesek. Yang kedua limbah dapur. Dari dapur restoran inisial AS dan satu lagi dapur sebuah catering,” ungkap Acep Sajidin.***

(Acep Mulyana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here