Saturday, 2 March 2024
HomeKota BogorReklame Besar Ambruk, Ini Pengakuan Saksi Mata

Reklame Besar Ambruk, Ini Pengakuan Saksi Mata

Bogordaily.net – Sebuah reklame besar dengan ukuran 12 x 4 meter di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, ambruk dihempas hujan yang disertai angin kencang pada Kamis 30 November 2023 sore.

Akibatnya, satu pengendara ojek online (ojol) dan gerobak sate tertimpa reruntuhan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Yatna (25) seorang pengendara ojol yang juga menjadi korban mengungkapkan, peristiwa yang menimpanya itu berawal ketika dirinya berteduh di kedai sate dengan maksud untuk memakai jas hujan. Namun, tak lama reklame berukuran raksasa itu ambruk.

Baca juga : Indah G Siapa? Konten Kreator yang Disemprot Deddy Corbuzier

“Saya itu lagi neduh pak, saat itu memang hujan langsung gede, maksudnya mau pakai jas hujan. Kebetulan di bawah reklame itu ada tukang sate baru mau buka. Terus tiba-tiba ambruk reklamenya,” ungkap Yatna kepada wartawan.

Beruntung, ambruknya reklame terlebih dahulu menimpa kabel. Mengetahui hal itu, ia bergegas menyelamatkan diri.

“Yang ketimpa cuman tangan kanan saja,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Ahmad Yunus (70) penjual sate menuturkan saat itu dirinya tengah sibuk menyiapkan gerobak dan tenda dagangannya. Ia kemudian mendengar suara retakan dari bagian belakangnya.

Baca juga : Biodata Lengkap Elia Myron, Tiktoker yang Dikecam Deddy Corbuzier Karena Minta Reformasi Al-Quran

“Setelah mendengar itu saya lari, tapi tetap kena ujungnya. Saya dan pengendara ojek online sempat terjebak sebentar dan akhirnya bisa menyelamatkan diri. Ternyata reklame itu tersangkut di kabel,” ujarnya.

Yunus mengaku tidak mengalami luka maupun merasa sakit pada tubuhnya.
Akibat kejadian ini gerobak, tenda, dan seluruh peralatan berjualan milik Yunus hancur.

Ia memperkirakan kerugian yang dialami mencapai Rp10 juta. Sementara itu motor Yatna yang sempat terjebak di bawah papan reklame selamat dan hanya mengalami lecet saja.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theo Patrocinio Freitas mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Tetap fokus dan berhati-hati saat berkendara ketika melintas di bawah tiang listrik, tiang rambu lalu lintas, hingga reklame. Selain itu, waspada akan pohon tumbang saat berkendara, berhentilah sejenak di tempat yang aman ketika hujan lebat disertai angin,” tandasnya.(Ibnu Galansa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here