Friday, 1 December 2023
HomeNasionalRumah Sakit Murni Teguh Ciledug Raih Penghargaan pada Puncak Hari Kesehatan ke-59

Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug Raih Penghargaan pada Puncak Hari Kesehatan ke-59

Bogordaily.net Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug berhasil meraih penghargaan pada puncak acara Hari Kesehatan ke-59 Kota Tangerang Minggu, 19 November 2023.

Penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.

Rumah Sakit Murni Teguh Ciledug menjadi yang terbaik dalam kolaborasi dengan puskesmas untuk pelayanan skrining tuberkulosis dan diabetes melitus di Kota Tangerang.

Kedua penyakit ini memiliki aspek penting dalam upaya pencegahan dan pengelolaan penyakit di Indonesia yang mana memiliki dampak kesehatan signifikan. Selain itu menjadi fokus perhatian pemerintah dan tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Oleh karena itu dr. Mahdeka Pratama Putra selaku penanggung jawab program di bersama tim tergerak membantu masyarakat Indonesia. Dan juga warga Kota Tangerang khususnya untuk upaya kolaborasi skrinning dengan PKM ini serta mengimbau untuk tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan cepat. Terlebih program ini didukung pemerintah atau secara gratis. Sehingga akses pemeriksaan ini dapat diakses oleh semua kalangan.

Masalah Kesehatan Global

Sementara itu tuberkulosis (TB) tetap menjadi salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, termasuk di Indonesia. Meskipun upaya telah dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini, prevalensinya masih tinggi.

Skrining tuberkulosis merupakan langkah kritis dalam mendeteksi kasus-kasus baru secara dini dan mencegah penyebaran lebih lanjut. Program skrining nasional di Indonesia terus ditingkatkan dengan penerapan metode diagnostik yang lebih canggih dan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat.

Pentingnya skrining tuberkulosis juga terkait erat dengan kondisi kesehatan lainnya, seperti diabetes melitus. Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tuberkulosis.

Hubungan timbal balik antara keduanya membuat pentingnya skrining bersamaan untuk mendeteksi dan mengelola kedua kondisi tersebut.

Pemerintah Indonesia telah mengintegrasikan program skrining diabetes melitus ke dalam layanan kesehatan primer sebagai bagian dari strategi kesehatan masyarakat yang komprehensif.

Skrining diabetes melitus melibatkan pemeriksaan gula darah, pemantauan faktor risiko, dan edukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat.

Dengan meningkatnya prevalensi diabetes di Indonesia, skrining menjadi strategi penting untuk mencegah komplikasi serius dan mengurangi beban penyakit.

Langkah-langkah preventif seperti skrining juga memainkan peran kunci dalam mengurangi beban finansial akibat pengobatan dan perawatan jangka panjang.

Meskipun skrining tuberkulosis dan diabetes melitus telah menjadi bagian integral dari program kesehatan nasional, tantangan masih ada.

Skrining Tuberkulosis dan Diabetes Melitus

Faktor-faktor seperti aksesibilitas, kesadaran masyarakat, dan kekurangan sumber daya dapat mempengaruhi efektivitas program skrining. Secara keseluruhan, skrining tuberkulosis dan diabetes melitus di Indonesia adalah langkah-langkah proaktif dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Peningkatan kesadaran, aksesibilitas layanan kesehatan, dan integrasi program menjadi kunci keberhasilan dalam menangani dua masalah kesehatan ini.

Dengan upaya bersama dari pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mengurangi beban penyakit di Indonesia.

mengucapkan terima kasih kepada FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang dengan baik melayani masyarakat di Kota Tangerang. Selain itu akan terus meningkatkan kolaborasi serta mengundang semua stakeholder kesehatan untuk meningkatkan sinergi dan derajat kesehatan masyarakat.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here