Bogordaily.net – Institut Kesehatan Bisnis (IKBIS) Annisa menggelar wisuda angkatan pertama.
Akademi Keperawatan (Akper) Yayasan Jalan Kimia kini merger dengan Akademi Kebidanan (Akbid) Annisa Jaya dan membentuk Institut Kesehatan Bisnis (IKBIS) Annisa.
Untuk Akper sudah mewisuda 27 angkatan dan Akbid 15 angkatan. Namun, untuk IKBIS Annisa baru pertama kali menggelar wisuda angkatan pertama yang berlangsung di Hotel Lorin, Sentul Babakanmadang, Kabupaten Bogor.
Rektor IKBIS ANNISAÂ Ns.Rochmayanti.S mengatakan Akper sudah berdiri sejak tahun 1995 dan dulu bernama Akper Jalan Kimia. Begitu pun dengan Akbid yang sebelumnya bernama Akbid Annisa Jaya.
“Karena merger menjadi Institut kami berganti menjadi Intitut Kesehatan Bisnis. Sementara itu salah satu syarat untuk institut harus ada 5 program studi (prodi). Untuk itu kami memiliki tambahan tiga program studi yaitu Bisnis Digital, Manajemen, dan Administrasi Rumah Sakit,” jelas Rochmayanti.
Wanita yang disapa Yanti tersebut menjelaskan, dengan pergantian status dari Akademi menjadi Institut tentu menjadi peluang baru bagi para lulusan IKBIS Annisa.
“Ibaratnya dengan besarnya rumah dan program studi tentu ini akan semakin mempermudah para siswa untuk mendapatkan dispilin ilmu yang mereka inginkan,” paparnya.
Yanti menyebut dengan tuntutan zaman seperti saat ini tentu saja dibutuhkan sumberdaya manusia bidang kesehatan yang kompeten. Sehingga lulusannya terus bertransformasi.
“Salah satunya dalam hal belajar, kearifan lulusan sebagai gen Z pada era society 5.0 yaitu menerapkan soft skill yang baik dan kami berharap IKBIS ini bisa menjawab itu semua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan IKBIS ANNISA dr. Yudhy Iskandar,.MARS mengatakan jika perjalanan panjang ini tidaklah mudah.
“Selama berkiprah selama kurang lebih 28 tahun banyak sekali tantangan yang sudah kami lalui. Dan kami berharap dengan dibentuknya IKBIS bisa menjawab seluruh kekhawatiran para wisudawan,” ujarnya.
Yudhi pun mengingatkan kepada para wisudawan untuk terus  mengembangkan nilai karakter empati, toleransi seiring perkembangan kompetensi berfikir kritis, inovatif dan kreatif dalam menjalankan profesi sebagai pengabdian kepada masyarakat.***

