Tuesday, 23 April 2024
HomeKabupaten BogorMemilih Pemimpin Hebat untuk Pilpres 2024, Ini Kata Dekan IUQI Bogor

Memilih Pemimpin Hebat untuk Pilpres 2024, Ini Kata Dekan IUQI Bogor

Bogordaily.net – Dekan FEBI, Institut Ummul Quro AL-Islami (IUQI) Bogor, turut angkat bicara soa hingar bingar Pemilihan Presiden Republik Indonesia tahun 2024, telah menciptakan suasana dinamis, terlihat dari publikasi kandidat yang merambah luas diberbagai media mainstream ataupun media sosial.

Proses ini dimulai dari pengumuman pendaftaran pada 16-18 Oktober 2023, diikuti masa pendaftaran, hingga 25 Oktober 2023.

Setelah serangkaian proses, nomor urut pasangan calon diumumkan pada 14 November 2023, yaitu Anies-Muhaimin nomor urut 1, Prabowo-Gibran nomor urut 2, serta Ganjar-Gibran nomor urut 3.

Debat perdana pada 12 Desember 2023, yang dikemas oleh KPU, membahas isu hukum, HAM, pemerintahan, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, dan kerukunan warga.

Baca juga : Inilah Ramalan Shio Tikus Tahun 2024, Penasaran? Cek di Sini

Menurut Dekan FEBI, Institut Ummul Quro AL-Islami Bogor serta Mahasiswa Doktoral Ekonomi Syariah SPS UIKA Bogor, Dr. Jamaluddin, MEI, kritik untuk Anies Baswedan melibatkan penekanan pada pemerintahan sesuai prinsip hukum.

Sementara Prabowo Subianto menekankan hukum, perbaikan pelayanan, dan persatuan. Sedangkan Ganjar Pranowo, mencermati minimnya fasilitas kesehatan dan akses internet.

“Dari debat, ketiga calon memaparkan program unggulan untuk meraih dukungan rakyat,” kata Dr. Jamaluddin, MEI, Kamis 4 Januari 2024.

Meski demikian Anies Baswedan menyoroti kebijakan pemerintah, Prabowo Subianto menekankan hukum dan pelayanan, dan Ganjar Pranowo fokus pada kesehatan dan akses internet.

Prabowo dan Ganjar cenderung melanjutkan program pemerintah sebelumnya, sementara Anies menunjukkan pendekatannya yang lebih kritis.

Baca juga : Harga Tiket Masuk Taman Safari Bogor Sampai 7 Januari 2024: Offline Rp 275 Ribu, Online Rp265 Ribu

“Menariknya, pemaparan ketiga calon bisa menjadi referensi bagi pemilih. Dalam buku “First Break All the Rules,” Marcus Buckingham dan Curt Coffman, menyatakan bahwa pemimpin hebat memiliki visi jangka panjang, strategi yang efektif, mampu menggali potensi dalam negeri, dan memiliki komunikasi internasional yang kuat,” jelasnya.

Dalam konteks , kata Dr. Jamaluddin, pemimpin hebat diharapkan memiliki visi pembangunan berkelanjutan, strategi problem-solving yang efisien, kemampuan memaksimalkan potensi nasional, dan keterampilan diplomasi yang mumpuni.

“Dengan harapan demokratis dan prinsip kejujuran, semoga menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Indonesia ke arah kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik. Waallahu A'lam bi showab,” katanya. (Ibnu Galansa) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here