Friday, 23 February 2024
HomeKabupaten BogorAkhir Kasus Bayi Tertukar di Bogor: Orang Tua dan RS Sentosa Sepakat...

Akhir Kasus Bayi Tertukar di Bogor: Orang Tua dan RS Sentosa Sepakat Damai

Bogordaily.net Kasus di Rumah Sakit Sentosa, Kecamatan , berakhir dengan restorative justice pada Rabu, 7 Februari 2024. Orang tua kedua bayi menyelesaikan kasus tersebut dan sepakat berdamai melalui proses restorative justice di Polres Bogor.

“Sudah tercapai kesepakatan perdamaian dengan pihak ibu Siti Mauliah dan ibu Dian Prihatini,” kata Direktur Rumah Sakit Sentosa, Margareta.

Ia mengatakan, RS Sentosa memberikan uang kerohiman kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan kasus ini secara restorative justice.

“RS Sentosa memberikan sejumlah dana kerohiman, gak bisa disebutkan tapi itu dana kerohiman kedua belah pihak,” jelasnya.

Baca Juga: Bayi Tertukar di Bogor Akhirnya Diserahkan ke Orang Tua Biologis

Margareta menambahkan, RS Sentosa melakukan perbaikan setelah adanya kasus itu. RS Sentosa meminta Dinas Kesehatan untuk rutin melakukan pengecekan terhadap sistem di RS Sentosa.

“Tentunya dari sejak awal kasus ini kami ketahui kami sudah melakukan langkah-langkah perbaikan dan kita juga tidak lepas dari pembinaan dari instansi terkait dari Dinkes, Kemenkes yang memonitor,” ujar Margareta.

di Bogor Viral

Sebelumnya diberitakan kasus viral di media sosial. Hal itu dialami Siti Mauliah (37) warga Desa Cibeteung Udik, Kecamatan , Kabupaten Bogor yang melahirkan di Rumah Sakit Sentosa.

Siti Mauliah (37) melahirkan di Rumah Sakit Sentosa pada 18 Juli 2022. Siti melahirkan bayi laki-laki melalui persalinan caesar.  Bayi tersebut diduga tertukar dengan anak yang dilahirkan Dian Prihatini.

Setelah dilakukan tes DNA alhasil diketahui bayi tersebut memang tertukar. Pihak keluarga melaporkan pihak Rumah Sakit (RS) Sentosa ke Polres Bogor Jumat, 1 September 2023.

Polres Bogor juga melakukan penyerahan kepada orang tua biologis masing- masing secara resmi di Mapolres Bogor, Cibinong, Jumat 29 September 2023.

Kedua anak tersebut diserahkan usai menjalani bonding selama satu bulan. Proses bonding anak dan orang tuanya tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

Kini kasus tersebut telah berakhir dengan perdamaian antara pihak keluarga dan Rumah Sakit Sentosa.(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here