Sunday, 14 April 2024
HomeBeritaApa Itu Kanker Sarkoma yang Diidap Alice Norin? Ini Penjelasannya

Apa Itu Kanker Sarkoma yang Diidap Alice Norin? Ini Penjelasannya

Bogordaily.net tengah menjadi perbincangan usai aktris menceritakan pengalamannya. Lalu apa itu ? Simak penjelasannya berikut ini.

divonis mengidap dan membagikan pengalaman yang dialaminya melalui media sosial.

Ia menceritakan tentang penyakit yang dirasakannya melalui sebuah video yang ia unggah di Instagram @alicenorin, Jumat, 16 Februari 2024.

Melansir Cleveland Clinic, sarkoma adalah jenis tumor ganas (kanker) langka yang berkembang di tulang dan jaringan ikat. Seperti lemak, otot, pembuluh darah, saraf, dan jaringan yang mengelilingi tulang dan sendi.

Gejalanya bergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Perawatannya meliputi pembedahan, radiasi, kemoterapi, terapi bertarget, dan imunoterapi.

Sarkoma dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Pada umumnya sarkoma jaringan lunak lebih sering terjadi pada orang dewasa.

Gejala dan Penyebab

Sarkoma terbentuk saat sel-sel tulang atau jaringan lunak yang belum matang mengalami perubahan pada DNA-nya. Lalu berkembang menjadi sel-sel kanker yang tumbuh dengan cara yang tidak diatur.

Mereka akhirnya dapat membentuk massa atau tumor yang dapat menyerang jaringan sehat di sekitarnya.

Jika tidak diobati, kanker dapat menyebar melalui aliran darah atau sistem limfatik dari lokasi utama pembentukannya ke organ lain (metastasis). Kanker yang bermetastasis sulit untuk diobati.

Di sisi lain, melansir Mayo Clinic tak hanya di rahim bisa tumbuh di bagian-bagian lunak yang ada di tubuh manusia. Sarkoma dibagi dalam dua kelompok utama yakni sarkoma jaringan lunak dan sarkoma tulang.

Sarkoma jaringan lunak berasal dari jaringan lunak tubuh dan paling sering ditemukan di lengan, kaki, dada, atau perut.  Sedangkan sarkoma tulang merupakan tumor tulang primer dan banyak berkembang di tulang.

Bagi yang mengidap akan mengalami gejala seperti muncul benjolan yang bisa terasa saat kulit diraba. Lalu rasa nyeri mulai muncul, sakit di bagian perut. Selain itu bisa menurunkan berat badan tanpa melakukan diet. Kemudian jika terjadi di tulang, bisa menyebabkan patah tulang yang tidak terduga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here