Friday, 23 February 2024
HomeKota BogorHP Raib, Mahasiswi UIKA Bogor Dimintai Uang Tebusan Ratusan Ribu

HP Raib, Mahasiswi UIKA Bogor Dimintai Uang Tebusan Ratusan Ribu

Bogordaily.net – Modus dan penipuan ponsel terjadi pada seorang Mahasiswi Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, pelaku minta tebusan hingga ratusan ribu rupiah.

Korban yakni seorang jurusan KPI Semester 3 Nabila. Ia mengungkapkan bahwa awalnya peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 27 Januari 2024 saat itu tengah berada di area kampus UIKA Bogor.

“Waktu itu aku dan temen sekitar jam 10 an ke masjid, inget banget terakhir kali hp aku liat di masjid dan batre masi banyak. Pas sampe di rumah, aku baru sadar hp aku ga ada, aku udah coba cari hp aku di sekitar rumah sampe ortu bantu telpon dan ga ada,” ujar Nabila kepada Bogordaily.net, Minggu 4 Februari 2024.

Menurut Nabila, ia sempat menelpon ke nomor ponsel yang hilang dan masih berdering namun tidak diangkat.

Kemudian ia kembali ke lokasi kejadian untuk mencari hp tersebut namun hasilnya nihil.

“Pas aku pulang cari hp sekitar jam 1 an ortu coba telp biasa lagi dan itu udah operator yang ngomong dalam artian ga berdering lagi,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Nabila, nomor tersebut aktif kembali saat ditelpon dan saat itu pelaku membalas dengan pesan singkat untuk minta tebusan sebesar Rp 600.0000, namun pihaknya menolak.

Adapun pelaku berdalih sebagai seorang driver ojek dan meminta uang tebusan sebesar Rp.600.000 untuk membayar kebutuhan hidupnya.

“Pelaku bilang dia nemuin hp aku pas shalat isya (pdhl aku ke masjid bukan jam shalat isya dan posisi masjid waktu itu uda lumayan sepi tinggal sisa yg jaga aja) trus dia minta uang 600 buat balikin hp nya dengan dalih buat bayar kontrakan karena dia ngojek dan sepi,” ungkap Nabila.

“Aku tawar jd 100 dan dia gamau akhirnya hp aku ga dibalikin,” tambah Nabila.

Sementara itu, pelaku juga turut menyalahgunakan nomor korban dengan menggunakan nomor korban untuk meminta uang kepada rekan korban dan berdalih untuk meminjam uang.

Korban berharap pelaku dapat segera ditemukan dan ponsel miliknya dapat kembali ditemukan.***

(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here