Monday, 22 April 2024
HomeTravellingMengenal Budaya Tionghoa Peranakan Sambil Kulineran di Kedai Sirih Merah

Mengenal Budaya Tionghoa Peranakan Sambil Kulineran di Kedai Sirih Merah

Bogordaily.net Mengenal budaya sambil menikmati di bisa menjadi salah satu destinasi wisata menyenangkan.

Sebagaimana video yang diunggah di Instagram @pinotjohnny dan @bogordailynews, Senin, 26 Februari 2024.

merupakan restoran yang berlokasi di Jalan Taman Kebon Sirih 1 No. 5 Jakarta Pusat.

“Di @kedaisirihmerah kalian bisa sedikit mengenal apa itu budaya ,” tulis keterangan video yang diunggah di Instagram @pinotjohnny dan @bogordailynews.

Sekitar tahun 1400, para pemuda Cina berdatangan ke Asia Tenggara tanpa membawa pasangan.

Mereka kemudian menikah dengan gadis setempat. Dari situ terjadi akulturasi budaya Cina dengan budaya lokal masing-masing.

Baca Juga: Kisah Ucup Penjual Kopi Keliling di Bogor, Rawat Kakak dan Adik ODGJ

Lihat Juga: Video Mengenal Budaya Tionghoa Peranakan Sambil Menikmati Kuliner di Kedai Sirih Merah 

“Mereka ini dikenal dengan Kaum peranakan, yang dijuluki Baba Nyonya,” tulis Johnny Pinot.

Pengaruh masakan Tionghoa tampak jelas pada adaptasinya ke dalam masakan Indonesia. Misalnya mie goreng, lumpia, bakso, dan siomay. Akan tetapi, pengaruh ini juga berlaku sebaliknya.

“Rupanya, peranakan Tionghoa yang telah lama bermukim di Nusantara sangat dipengaruhi selera masakan Indonesia. Budaya dan peranakan di negara-negara Asia Tenggara tidak sama. Contohnya, lontong capgomeh yang hanya ada di Indonesia,” sambung Johnny Pinot.

Menu di

Sementara itu terdapat berbagai menu di . Di antaranya Lontong Cap Go Meh. Lontong super lengkap terdiri dengan Lontong, sayur Gomeh, opor ayam, semur telor dan tahu, balado bentang ati. Ditambah sambal udang pete dan Kerupuk udang.

Lalu ada juga menu jagung peda pete, nasi goreng kampung, ayam salada manga. Ada pula menu ikan bakar spesial, asam iga, udang asam manis, hingga capcay sirih merah.

Menu-menu lezat lainnya juga bisa didapatkan di sehingga bisa wisata sambil mengetahui budaya Tionghoa Peranakan.

Sementara itu ungggahan video tersebut turut mengundang berbagai komentar warganet.

“Saya suka sekali menu2 peranakan chinese mknya di catering sy ada jg bbrp menu tsb,” tulis warganet.

“Dulu jaman masih kerja di gunung sahari dan kelapa gading, punya beberapa temen yg hobi banget ajak kulineran makanan chinesse peranakan ini. Favoritku lontong cap gomeh,” komentar warganet.***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here