Tuesday, 23 April 2024
HomeKota BogorSegera Beroperasi, Ini Rute BisKita Trans Pakuan Bogor Koridor Ciparigi-Cibinong

Segera Beroperasi, Ini Rute BisKita Trans Pakuan Bogor Koridor Ciparigi-Cibinong

Bogordaily.net Rencana penerapan bus Buy the Service (BTS) atau di Kabupaten Bogor akan segera dilakukan berikut rute perdana rute Ciparigi-Cibinong.

Rencananya rute Ciparigi-Cibinong akan menempuh jarak 11,47 kilometer dan melewati Ciparigi-Simpang Pomad-Jalan Raya Bogor-Terminal Cibinong dengan waktu tempuh 32 menit.

Kemudian Cibinong-Ciparigi menempuh jarak 11,58 kilometer. Melewati Terminal Cibinong-Jalan H.R Lukman-Jalan Raya Bogor-Simpang Pomad-Ciparigi, dengan waktu tempuh 33 menit.

Total waktu pulang-pergi yang ditempuh rute ini, yaitu 65 menit. Rencananya, ada 6 armada yang akan beroperasi. Sedangkan halte bus sebanyak 11 halte sekali jalan, atau 24 halte pulang-pergi.

Baca Juga: Tanpa Login, Ini Cara Cek Pelacakan BisKita Trans Pakuan di Aplikasi Mitra Darat

Sebelumnya diketahui, Bogor akan memperpanjang rute perjalanan hingga ke wilayah Kabupaten Bogor, melalui koridor Ciparigi – Cibinong.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyebut perpanjangan trayek itu dalam operasional perdana layanan bus The Service (BTS), di koridor Cibinong-Ciparigi.

Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Bogor Sapari mengatakan akan ada tujuh unit bus yang disediakan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pada tahap awal operasional BTS di trayek yang baru tersebut.

Menurutnya, ketika layanan BTS sudah berjalan optimal, ia memperkirakan dengan target penyediaan armada setiap 10 menit di rute Cibinong-Ciparigi, maka koridor trayek tersebut membutuhkan sekitar 15 unit bus.

“Dishub Kabupaten Bogor bersama BPTJ telah menyepakati untuk mulai mengoperasionalkan layanan BTS koridor Cibinong-Ciparigi pada Februari 2024,” kata Sapari, Selasa 27 Februari 2024.

Ia mengatakan, untuk saat ini kedua insitusi itu sedang melakukan kajian mengenai penyediaan sekitar 22 halte layanan BTS yang akan melengkapi koridor Cibinong-Ciparigi.

“Untuk halte yang kita lihat, pertama jumlah, lalu bentuknya apakah permanen atau portable, ada juga dalam bentuk rambu, tapi semua memang perlu kajian dan konsolidasi dengan BPTJ,” jelasnya.

Bangun Halte

Sementara, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih menjelaskan halte-halte yang bakal dibangun di sepanjang Cibinong-Ciparigi itu menjadi sarana integrasi antara bus dengan angkutan penumpang.

“Dibangun sekitar 22 halte yang akan menjadi sarana pendukung pengoperasian jalur Cibinong-Ciparigi yang menjadi lintasan layanan angkutan umum BTS di Kabupaten Bogor,” ujar Dadang.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPTJ Suharto menyebutkan, melalui layanan BTS di trayek tersebut, maka penyediaan angkutan umum di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor kini terintegrasi.

“Nanti tugas kita mengintegrasikan dari sini (Cibinong) sampai sana (Sentul) tapi tahap awal, trayek dari Cibinong ke Ciparigi yang langsung Kota Bogor, insha Allah ke depan sampai ke Cisarua,” ungkap Suharto. (Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here