Wednesday, 17 April 2024
HomeKota BogorSekda Kota Bogor Minta Dinas PUPR Kaji Ulang Pembangunan TPT di Tajur...

Sekda Kota Bogor Minta Dinas PUPR Kaji Ulang Pembangunan TPT di Tajur Pasca Longsor

Bogordaily.net Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah meminta proyek tembok penahan tanah (TPT) di , Muarasari dikaji ulang pasca yang mengakibatkan dua pekerja meninggal dunia.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor mengkaji ulang rencana anggaran biaya (RAB) dan desain pengerjaan TPT.

Sebelumnya TPT di Muarasari, Bogor Selatan yang sedang dalam pembangunan mengalami dan mengakibatkan dua pegawai meninggal dunia, pada Minggu 18 Februari 2024.

Baca Juga: Proyek Tembok Penahan Tanah di Tajur Bogor Dihentikan Sementara Pasca Longsor

“Pengerjaan PTP yang baru dimulai pada 5 Februari ini bernilai Rp2 miliar. Namun, akibat , ada perubahan kondisi tanah. Oleh karena itu Dinas PUPR diminta mengkaji ulang desain dan anggaran,” kata Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah, Senin 19 Februari 2024

Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung , Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, mengalami , pada Minggu 18 Februari 2024.

Dalam kejadian tersebut sebanyak empat orang pekerja yang sedang membangun menjadi korban. Dua diantaranya meninggal dunia.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Hidayatulloh mengatakan ini kejadian kedua kalinya.

“Sekarang susulan dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 15 meter. Dampak dari kejadian tanah menimpa beberapa pekerja pembangunan TPT yang berasal dari CV Maju-Maju Mapan,” ujar Hidayatulloh.

Ia mengungkapkan, jumlah pekerja dalam proyek tersebut awalnya berjumlah 22 orang, namun saat kejadian terdapat empat pekerja yang terdampak. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here