Saturday, 13 April 2024
HomeOpiniTransformasi Global : Peluang Ekonomi Industri Halal dan Potensinya untuk Pertumbuhan Ekonomi

Transformasi Global : Peluang Ekonomi Industri Halal dan Potensinya untuk Pertumbuhan Ekonomi

Bogordaily.net – Berkembangnya konsep halal sejak abad ke-7 M menjadi pedoman terbitnya sektor sebagai strategi ekonomi nasional. Industri halal telah menjadi fenomena global yang berkembang pesat saat ini.

Informasi dari State of The Global Islamic Report (2019), diperkirakan, sekitar 1,8 miliar penduduk Muslim menjadi konsumen di industri halal. Peningkatan konsumen industri halal mencapai 5,2% setiap tahun dan akan terus meningkat. Total pengeluaran yang dihabiskan oleh konsumen dalam industri halal diproyeksikan akan meningkat hingga mencapai USD 3,2 triliun pada 2024.

Prediksi yang diterbitkan oleh Islamic Services of America (ISA), mengungkap bahwa pasar global halal meningkat pesat hingga triliunan pada tahun 2027.

Berkembangnya populasi Muslim di dunia, mendorong pesatnya pemasaran halal dalam industri di era digital.

Digitalisasi yang dapat memfasilitasi pemasaran dan point of purchase secara online melalui platform E-commerce yang dapat memfasilitasi penjualan produk halal kepada konsumen dan mempermudah proses keberlangsungan sertifikasi halal melalui platform digital.

Acara yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan (KNEKS) dalam acara Islamic Digital Day (IDD) mengindikasikan bahwa ekonomi kreatif di Indonesia memiliki potensi untuk memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap ekonomi kreatif secara global, dan diperkirakan nilai potensial ekonomi digital Indonesia pada tahun 2025 mencapai 1.700 triliun rupiah.

Pemanfaatan digitalisasi memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi sektor logistik dan industri sehingga dapat menurunkan biaya produksi hingga 23%.

Digitalisasi industri halal memegang peran penting dalam meningkatkan jangkauan pasar, efisiensi, produktivitas, kepercayaan konsumen, dan daya saing dengan adanya adaptasi pada bidang teknologi dalam industri halal sehingga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian negara.

Konsumen halal Indonesia menyumbang sebesar 10% dari total penjualan produk halal pada pasar ekonomi global. Metode utamanya adalah mendorong masyarakat Indonesia yang sangat terhubung untuk menjadi lebih cerdas mengenai konsep halal.

Keberhasilan dan kekuatan adanya platform online, mendasari keberlangsungan ekonomi halal melalui pendorongan komunitas muslim untuk menerapkan gaya hidup halal sehingga meningkatkan permintaan, pembelian, dan pembiayaan halal serta mendorong UKM untuk beralih ke sektor halal.

Penerapan konsep halal menjadi hal yang wajib bagi Muslim di seluruh dunia untuk menjaga keimanan dan ketakwaan muslim tersebut.

Pentingnya produk halal dalam keberlangsungan hidup sebagai alternatif gaya hidup sehat dan sejahtera karena kualitasnya yang telah tersertifikasi.

Pernyataan yang dikutip dari State of Global Islamic Report (2019), menyatakan bahwa industri halal memiliki prospek yang sangat cerah di masa mendatang melalui berkembangnya industri ekonomi halal dengan memanfaatkan digitalisasi era modern.***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here