Wednesday, 17 April 2024
HomeKota BogorBalkot Ramadan Fest 2024 Hadirkan Komoditas Pangan Murah

Balkot Ramadan Fest 2024 Hadirkan Komoditas Pangan Murah

Bogordaily.net – Walikota Bogor, Bima Arya secara resmi membuka Balkot Fest 2024 di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (1/4/2024).

Kegiatan kali kedua Balkot Fest ini memang sudah ditunggu-tunggu masyarakat, tak terkecuali UMKM yang mengisi stand.

“Balkot Fest ini ditunggu-tunggu sekali sama masyarakat Kota Bogor, karena ini selain harganya murah juga ada berbagai macam pelayanan publik dan sangat ditunggu para UMKM, karena tahun lalu perputaran omsetnya sampai Rp 1 Miliar,” ujar Bima Arya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, ini Balkot Fest kedua kalinya sejak digelar pertama kali di 2023 lalu. Di tahun ini, animo UMKM untuk mengikuti Balkot Fest cukup banyak, sehingga kepesertaan yang mengikuti bazar dua kali lipat dari tahun lalu, yakni mencapai 280 peserta yang tersebar di area indoor dan outdoor.

“Di area outdoor ada 78 booth, terdiri dari penjualan sembako, kuliner, dan produk UMKM. Di area indoor ada 29 booth untuk produk penjualan fashion lokal Kota Bogor,” ujar dia.

Syarifah menuturkan, dalam pelaksanaan Balkot Fest, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut dibantu BUMN. Sebut saja dari Perum Bulog, Bapanas, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Rajawali Nusindo Indonesia (RNI), termasuk ada delapan vendor dan 13 ritel yang turut menyemarakkan Balkot Fest.

“Di sini juga ada gerai pelayanan untuk pembayaran PBB, pajak kendaraan bermotor Samsat, pembayaran PDAM, layanan catatan sipil, pelayanan SIM dari Polresta Bogor Kota, penukaran uang dari BJB, dan pemeriksaan gratis dari Dinkes Kota Bogor,” ujar Syarifah.

Syarifah melanjutkan, kegiatan Balkot Fest memiliki tiga tujuan utama. Pertama, untuk memudahkan serta menyediakan pangan dan sandang bagi masyarakat di bulan . Kedua, terjadi peningkatan pendapatan atau ekonomi bagi UMKM di Kota Bogor. Dan ketiga, ini sekaligus tugas pemerintah untuk mengendalikan tingkat inflasi, melalui bantuan dari BUMN yang menyediakan komoditas barang lebih murah.

“Dalam pengendalian inflasi selama bulan puasa kami juga sudah menyelenggarakan 18 kali Gerakan Pasar Murah (GPM) yang sangat membantu masyarakat mendapatkan komoditas murah,” katanya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here