Monday, 27 May 2024
HomeKabupaten BogorPerumda Pasar Tohaga Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

Perumda Pasar Tohaga Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

Bogordaily.net – Perumda yang masuk dalam Tim Penanganan (TPID) terus berupaya untuk melakukan upaya-upaya penanganan inflasi daerah.

Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas juga menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi di Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda , Haris Setiawan mengatakan bahwa, akibat ekonomi dunia yang belum stabil ancaman resesi dan inflasi menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali Perumda yang harus ikut berupaya mengantisipasi inflasi.

“Sekarang kita sedang menunggu Bupati membuat kebijakan supaya kami di Perumda ada upaya konkret bagaimana mengantisipasi inflasi daerah,” kata Haris Setiawan.

Menurutnya, saat ini kondisi di semua pasar cenderung stabil, daya beli masyarakat juga dirasakan pedagang masih bagus.

“Saat ini daya beli masyarakat masih dianggap bagus, mungkin karena memaksakan karena kebutuhan,” jelasnya.

Ia mengatakan, antisipasi dianggap yang paling tepat daripada jadi pemadam kebakaran, dan harus melakukan penanganan preventif.

Meski demikian, kata Haris, inflasi daerah tidak harus diantisipasi hanya di hilir saja, tapi harus dari hulu juga.

“Maka ini gerakan mudah-mudahan jadi sebagai gambaran saja, Pemda pun akan membuat satu gerakan bagaimana inflasi itu harus juga ditangani dari hulu,” ujar Haris Setiawan.

Peran PD

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengungkapkan bahwa, peran PD sebagai bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sangat penting agar terus melakukan pengendalian inflasi.

Serta pemantauan harga kebutuhan pokok untuk memastikan harga tetap stabil, guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi global.

“Saya minta seluruh jajaran Perumda dan semua BUMD untuk terus meningkatkan kinerja efektivitas, berinovasi dan beradaptasi agar semakin mandiri dan efisien sehingga dapat berkontribusi yang lebih besar dalam pembangunan daerah,” tegas Sekda Burhanudin.

Menurut Burhanudin, ada dua mandat yang menjadi tugas PD sebagai BUMD yakni melayani atau public service, dan menghasilkan laba atau profit oriented, sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah.

“Oleh karena itu PD harus terus berupaya menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, agar mampu memberikan pelayanan prima dan sekaligus menghasilkan laba untuk keberlanjutan usaha dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah,” ungkap Burhanudin.(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here